Ketika Disempitkan

Ketika Disempitkan

Serambi Masjid Sunan Gunung Jati, Kasepuhan, Cirebon Ketahuilah, wahai pencari, ketika kau dapati jiwamu menyempit, itu bagi kebaikanmu sendiri, jangan kau biarkan hatimu terbakar kesedihan.Di saat perluasan, dirimu melakukan pengeluaran, dan hal itu memerlukan pemasukan, berupa pencarian-diri yang menyakitkan.Jika hanya ada musim panas, maka akar akan kering, dan takkan pernah taman menghijau.Musim dingin tampaknya pahit, tapi menyegarkan.Ketika kau alami penyempitan, kawanku, nantikanlah pengembangan dalam dirimu, bergembiralah, jangan mengeluh.Tatapan anak kecil mengarah pada keinginan jangka pendek; sementara pandangan seorang bijak, tertuju pada hasil akhirnya.Ketika kau menutup mulut, maka terbuka kehausan dalam dirimu, yang lalu lahap menyerap kesegaran rahasia-rahasia ruhaniah.Manisnya kebahagiaan itu…
Read More
Menyambut Tamu Agung

Menyambut Tamu Agung

foto oleh Meghna.R di Unsplash Tamuku mendadak muncul. Terkejut, hatiku bertanya, "Siapa di situ?" Jiwaku menjawab, "Rembulan yang Agung." Sang Tamu ada di dalam rumah, tetapi kita--seperti kurang waras-- hilir-mudik di jalan-jalan mencarinya. "Aku di sini," terus dia memanggil dari dalam, sementara kita, bagaikan merpati, tak hentinya mendekur: "di manakah, di manakah engkau?" Seperti saat segerombolan orang, berkerumun di tengah malam, sambil mereka berteriak: "Tolong, ada pencuri!" Sementara sang pencuri, yang ada bersama mereka, ikut berteriak pula. Suaranya bercampur, dan akhirnya tenggelam ditelan suara gerombolan itu. Ayat yang berbunyi, "..Dia bersamamu.," [1] artinya: dalam pencarianmu akan Dia --Dia bersamamu--lebih dekat…
Read More
Hembusan dari Sumber yang Tak Tampak

Hembusan dari Sumber yang Tak Tampak

Foto oleh Sebastian Bill di Unsplash Angin apa ini, yang tengah membadai dari langit? sampai perahu-perahu di laut berguncang dan berayun dengan kerasnya. Karena anginlah perahu berlayar, dan karena angin pula perahu tenggelam.. Tuhan mengendalikan angin, seperti kita mengendalikan nafas kita ketika memuji atau mencela. Berbeda-beda jenis angin, semuanya bertiup dari sumber yang tak tampak: ada yang membawa pertolongan, ada pula yang membawa kehancuran. Angin itu terasa, tapi sumbernya tersembunyi. Para pemilik hati yang murni memahami sumbernya dan terpandu oleh cahayanya. Keyakinan mereka tak goyah, mulut mereka tertutup, tetap menatap jalan, seraya tak jeda menghimpun kebijaksanaan. Mereka yang tak paham…
Read More

Mengesakan

Bunga yang Selalu Menghadap ke Matahari Bersama dengan Tuhan,tak ada tempat untuk dua ego. Engkau menyatakan: Akudan Dia menyatakan: Aku.Agar dualitas ini hilang,engkau harus mati bagi-Nya,atau Dia mati bagimu.Akan tetapi, tidaklah mungkin Dia yang mati--baik secara fenomenal atau pun konseptual--karena, "Dialah yang senantiasa Hidupdan takkan pernah mati."Sesungguhnya, Dia sedemikian pemurah,sehingga--jika mungkin--Dia akan mati bagimuagar dualitas itu lenyap.Karena Dia tak mungkin mati,maka engkaulah yang harus mati,agar Dia dapat memanifestasi kepadamu,sehingga dualitas itu hilang. Sumber:Fihi ma Fihi #24Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Kabir Helminski. Catatan:Sebagai seorang Guru Sejati pada masanya,dan bagi kaumnya, pada bagian iniMawlana Rumi membahas tentang aspek pentingbagi pencarian Kesejatian…
Read More
Belajar Mengenali Suara

Belajar Mengenali Suara

Goofy, Gembuli, dan Gummy, trio anabul di rumah, Februari 2022. Ketika seorang teman membisikkan sebuah rahasia padamu di tengah malam; akan kau kenali siapa dia, ketika dia berbicara padamu ketika fajar tiba. Ketika kepadamu datang dua orang membawa warta di malam hari; akan kau kenali keduanya, ketika mereka berbicara padamu di siang hari. Ketika di malam hari, dan semuanya gelap: seseorang mendengar auman seekor singa dan lolongan seekor anjing, maka seorang pendengar berakal, dapat jelas membedakan keduanya ketika didengarnya kembali suara mereka di siang hari. Seperti itulah datangnya setan dan malaikat: menyodorkan pada kita apa-apa yang dikehendaki; agar bangkit kemampuan…
Read More
Tertidur dan Tengah Bermimpi

Tertidur dan Tengah Bermimpi

di atas Selat Makassar, hs, 2012 Seseorang yang lama tinggal di sebuah kota, tertidur; dan di dalam tidurnya melihat kota lain, yang penuh kebaikan dan keburukan; hingga kotanya semula hilang dari ingatannya. Seharusnya, dia berkata pada dirinya sendiri, seperti ini: "Ini adalah kota yang baru, aku adalah seorang asing di sini;" Sebaliknya, dia membayangkan selalu tinggal di kota baru itu, dilahirkan dan dibesarkan di situ. Apakah mengherankan, jika kemudian jiwa tak ingat lagi akan kampung-halamannya dan tanah kelahirannya? Karena alam-dunia ini, bagaikan tidur, menyelimuti jiwa kita, bagaikan awan menyelimuti bintang. Apalagi saat ia melangkahkan kaki ke berbagai kota dan debu yang menutupi matanya, belum…
Read More
Khazanah Tersembunyi

Khazanah Tersembunyi

Di dalam Masjid Demak, foto oleh hs, 2014 "Wahai Rabb," Nabi Dawud as, bertanya,"Karena Engkau sedikitpun tidak membutuhkan kami, maka jelaskanlah mengapa Engkau ciptakan kedua alam?"   [1]Rabb menjawab,"Wahai insan,Aku adalah sebuah khazanah tersembunyi,  Kucinta jika khazanah kasih-sayang dan kepemurahan diungkapkan.   [2]Kutampilkan sebuah cermin:bagian mukanya adalah qalb,bagian belakangnya adalah alam dunia;Jika bagian mukanya tak engkau ketahui,maka bagian belakangnya tampak lebih baik."  [3]Jika jerami masih bercampur dengan tanah-liat,bagaimana mungkin cermin dapat berfungsi.Ketika engkau pisahkan jerami dari tanah-liat,cermin menjadi jernih.Buah-anggur tidak berubah menjadi minuman,seandainya tidak diragikan di dalam guci;Jika ingin qalb-mu tumbuh cemerlang,perlu engkau lakukan sedikit upaya.Kepada jiwa yang keluar dari tubuh,berkata Sang Raja: "Engkau datangsebagaimana engkau bertolak:dimanakah…
Read More

Cermin bagi Sang Elok

Seorang lelaki menempuh perjalanan yang jauhuntuk mengunjungi sahabat kentalnya, Jusuf, sang nabi, as.Setelah beramah-tamah, Jusuf bertanya kepada kawannya itu,apa gerangan oleh-oleh yang dibawa dari negerinya,sebagai hadiah.Sang sahabat menjawab:"Telah kurenungkan dalam-dalam, apa gerangan hadiahyang pantas untukmu, sahabatku.Apa yang kau perlukan, sementara kutahu, semua hal telah kau miliki.Tak ada seorang pun yang lebih elok daripadamu di dunia ini;karenanya kubawa untukmu sebuah cermin sederhana.Setiap kali kau memandangnya, akan kau lihatbayangan wajahmu yang sempurna.Engkaulah perwujudan keindahan."Apakah mungkin ada sesuatu yang diperlukan oleh Dia,yang Maha Agung?Bukankah segala sesuatu ciptaan adalah milik-Nya.Yang Dia kehendaki adalah qalb insan yang jernih,yang di dalamnya Dia dapat melihat bayangan-Nya sendiri.…
Read More
Aku di Sini (labbayka)

Aku di Sini (labbayka)

Foto dari Desa Berua, Kawasan Karst Rammang-rammang, akhir Juli 2018. Suatu malam, seorang lelaki merintihkan, "Yaa Allah" sampai bibirnya manis dengan pujian kepada-Nya. Iblis mengejeknya, "Kasihan engkau, wahai lelaki malang, mana jawaban, 'Aku di sini,' untuk semua rintihan, 'Yaa Allah-mu?' Tiada satupun jawaban datang dari 'Arsy: sampai kapan engkau merintihkan 'Yaa Allah' dengan wajah suram?" Si lelaki patah-hati, berbaring, tertidur dan bermimpi: di situ dilihatnya Nabi Khidir as, di tengah dedaunan menghijau. Nabi Khidir bertanya: "Wahai lelaki, engkau berhenti memuji Allah, mengapa engkau sesali dzikir-mu kepada-Nya?" Lelaki itu menjawab, "karena tiada jawaban 'labbayka' (Aku disini), kutakut diriku telah terusir dari…
Read More
Rahasia Kebenaran

Rahasia Kebenaran

Saat matahari terbit di P. Peucang, Taman Nasional Ujung Kulon Rahasia kebenaran takkan terbukakarena banyaknya mengajukan pertanyaan;Tak pula karena menyerahkanseluruh harta dan kehormatan;Tapi hanya ketika telah lewat usiamulima-puluh tahun;saat hati dan matamu telah memerah-darah.Dari semua perbincangan ini,tak seorang pun menemukan jalan menuju peleburan. Catatan:1) "Bukankah telah datang atas insan, suatu ketika dari masa (ad-Dahr), saat ia belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?" (QS al-Insan [76]: 1)2) "Segala seuatu, atasnya, lebur" "Dan tetap kekal wajah Rabb-mu, pemilik kebesaran dan kemuliaan." كُلُّ مَنۡ عَلَيۡهَا فَانٖ وَيَبۡقَىٰ وَجۡهُ رَبِّكَ ذُو ٱلۡجَلَٰلِ وَٱلۡإِكۡرَامِ (QS ar-Rahmaan [55]: 26 - 27) Sumber:Rumi: Rubaiyat F#1088Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh…
Read More