Cahaya dan Bayangan

Cahaya dan Bayangan

Emir Bozkurt, Pexels Tak mungkin suatu semesta terpisahdari semesta-semesta lainnya.Tidak mungkin basah terpisah dari air,suatu langkah dari gerakan lainnya.Takkan padam nyala api dengan api lainnya;wahai anakku, hatiku berdarah karena cinta,jangan bersihkan darahku dengan darah yang lain.Hanya matahari yang mampu enyahkan bayangan.Matahari memanjangkan dan memendekkan bayangan; [1]carilah kuasa ini dari Sang Matahari.Kalaupun ribuan tahun kau coba hindari,pada akhirnya, kan kau dapati bayangansenantiasa bersamamu.Yang melayanimu adalah dosa-dosamu,yang menolongmu adalah sakitmu,nyala lilinmu adalah kegelapanmu,pencarian dan jelajahmu dari jerat rantaimu.Hal ini kan kujelaskan,hanya jika telah kuat hatimu;sebab jika remuk kristal-gelas hatimu,takkan pernah ia pulih.Mestilah engkau miliki, dan sandingkankeduanya: cahaya dan kegelapan;dengarkanlah anakku,bersujudlah dalam-dalam di…
Read More
Pantulan Cahaya yang Mempesonamu

Pantulan Cahaya yang Mempesonamu

refleksi laut, matahari oleh voshod-plyazh-oblaka-zerkalo Sang hamba kecintaan makhluk, yang dulu disanjung-puji dunia, kini malah ditalaknya, gerangan apa salahnya? Itu karena dia memakai baju pinjaman, dan lalu bersikap seolah memilikinya. Kami mengambilnya kembali, agar dia menjadi yakin, bahwa semua khazanah itu milik Kami, dan mereka yang cantik-molek itu hanyalah para peminjam; sehingga dia paham bahwa jubah-wujud itu hanyalah sebuah pinjaman, seberkas cahaya dari Matahari Wujud. Semua keindahan, kuasa, kebajikan dan kesempurnaan yang hadir ditempat ini bersumber dari Matahari Kesempurnaan. Berkas-berkas cahaya Sang Matahari itu, kini kembali pulang, bagaikan berputarnya bintang-bintang, meninggalkan dinding-dinding ragawi ini. Ketika cahaya matahari telah surut, semua…
Read More

Cermin bagi Sang Elok

Seorang lelaki menempuh perjalanan yang jauhuntuk mengunjungi sahabat kentalnya, Jusuf, sang nabi, as.Setelah beramah-tamah, Jusuf bertanya kepada kawannya itu,apa gerangan oleh-oleh yang dibawa dari negerinya,sebagai hadiah.Sang sahabat menjawab:"Telah kurenungkan dalam-dalam, apa gerangan hadiahyang pantas untukmu, sahabatku.Apa yang kau perlukan, sementara kutahu, semua hal telah kau miliki.Tak ada seorang pun yang lebih elok daripadamu di dunia ini;karenanya kubawa untukmu sebuah cermin sederhana.Setiap kali kau memandangnya, akan kau lihatbayangan wajahmu yang sempurna.Engkaulah perwujudan keindahan."Apakah mungkin ada sesuatu yang diperlukan oleh Dia,yang Maha Agung?Bukankah segala sesuatu ciptaan adalah milik-Nya.Yang Dia kehendaki adalah qalb insan yang jernih,yang di dalamnya Dia dapat melihat bayangan-Nya sendiri.…
Read More
Datang Semata untuk Bersaksi

Datang Semata untuk Bersaksi

di Panenjoan, Geopark Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat – 2016 Kehadiran kita di ruang sidang Sang Hakim ini [1]untuk membuktikan kebenaran pernyataan kita,"kami bersaksi;" ketika dalam Perjanjian itu kita ditanyai, "bukankah Aku Tuhanmu?" [2]Karena kita telah membenarkan,maka dalam persidangan ini ucapandan tindakan kita menjadi saksi dan buktibagi kesepakatan itu.Ruang sidang Sang Hakim bukanlah tempat untuk membisu.Bukankah kita datang ke sini untuk memberikan persaksian?Wahai saksi,berapa lama lagi engkau diperiksadi ruang sidang Sang Hakim?Segeralah berikan pernyataanmu.Engkau telah dipanggil ke sini,dan telah datang engkau, [3]semata untuk bersaksi.Lalu mengapakah engkau bersikukuh diam?Di ruang tertutup ini engkau ikut menutup mulutmaupun tanganmu. [4]Kecuali engkau berikan pernyataan itu,wahai saksi, bagaimana caranyaengkau akan keluar dari sidang…
Read More
Dan Tetaplah Engkau Sadar

Dan Tetaplah Engkau Sadar

Curug Citambur, 1 Juni, 2023 Wahai Sana'i,  [1]Jika tak kau temukan satu pun sahabat,Jadilah sahabat bagi dirimu sendiri.Di alam dunia ini,tempat dari bermacam manusiadan beragam tugas,jadilah pelaksana dari tugasmu sendiri.Setiap pengikut dari karavan ini,mencuri perbekalannya sendiri--waspadai dan jagalah bekalmu. [2]Sebagian besar orang berjual-belikeidahan dan cinta palsu--lewati ke dua sungai kering ini,dan jadikan dirimu sungai yang deras mengalir.Jika ada kawan yang menarik tanganmuke arah hal yang tak berarti,segera tarik tanganmudan jadikan dirimu seorang penolongbagi dirimu sendiri.Ciptaan-ciptaan yang cantik ini,bagaikan lukisan indah pada kanvas,menghijab aneka keindahan qalb,sibakkan hijab dan masuklahhadirlah bersama Yang Tercinta-mu.Hadirlah bersama Yang Tercinta,jadilah insan berakal-sejati,naiklah mengatasi kedua alam,tempatilah semestamu…
Read More
Hanya Budak-Nya yang Merdeka

Hanya Budak-Nya yang Merdeka

Gerbang ar-Rahmah, Maret 2024 Laut takkan membiarkan penghuninya mentas,tak pula membiarkan penghuni daratanmasuk ke dalamnya.Air adalah rumah bagi ikan,binatang berbobot menapaki muka bumi:Tak ada siasat atau kiat bisa mengubahpengaturan ini.Ketetapan Ilahiah mengunci begitu kuatnya,dan satu-satunya pembuka adalah Rabb:Melekatlah kepada penyerahan-diri dan ketundukanterhadap kehendak Rabb.Walaupun anak-kunci dibentuk dengan benar,atom demi atomnya, tiada kunci yang bisa dibukakecuali oleh Rahmat Ilahiah.Ketika kau lupakan akal-akalanmu sendiri,kebahagian akan datang padamudari terpandunya engkau.Ketika engkau lupakan dirimu sendiri,engkau akan diingat oleh-Nya.Ketika engkau telah menjadi budak-Nya,barulah engkau merdeka. Sumber: Rumi: Matsnavi III 3071 - 3076.Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.
Read More