Matsnawi

Matsnavi terdiri atas 6 jilid tebal. Puisi-puisi yang sangat kaya, kompleks dan tak habis-habisnya dibaca ini, dikaji secara ilmiah, diterjemahkan, didendangkan, dinyanyikan, sampai dikutip dalam undangan pernikahan. Penggemarnya datang dari berbagai kalangan, bangsa, dan agama. Dari semula beredar di kalangan murid-murid Mawlana Rumi yang mendirikan tarekat Mawlawiyyah, lalu pertama-tama di daerah Turki-Iran-Afganishtan, sampai meluas hingga mendunia dalam berbagai media seperti sekarang ini.

Di permukaan, Matsnavi tampak bagaikan rajutan indah kisah, epik, fabel, cerita rakyat, dan dongeng dari berbagai sumber. Namun, semua itu merupakan gerbang-gerbang masuk yang menyeru para pencari untuk merenung dalam-dalam ke kedalaman diri mereka. Lalu, secara elegan menasehati mereka tentang batas, tantangan, dan ujian dalam berbagai fase suluk. Ayat al-Qur’an dan Hadits Rasulullah SAW menjadi pengikat, batu-batu penjuru dan menyatu dengan berbagai kisah sangat kaya dalam Matsnavi. Mereka yang mendapatkan keindahannya, apalagi para pencari yang mencari obat kekurangan dirinya ––sejak lebih dari tujuh ratus tahun lalu–– mereguk manfaatnya yang terus mengalir.

Pada jilid ke VI bagian 1525 – 8, Rumi sendiri menyampaikan:

Setiap gerai menyediakan barang yang berbeda:
Anakku, Matsnavi adalah bengkel untuk kefakiran ruhaniah.

Di toko sepatu terdapat kulit halus:
jika kau dapati kayu di situ,
itu hanyalah cetakan sepatu.

Perancang busana punya sutra dan berbagai jenis kain:
jika kau dapati besi disitu,
itu hanyalah pengukur panjang kain.

Matsnavi kami adalah gerai bagi Penyatuan:
jika kau lihat di situ selain daripada Allah yang Satu,
itu hanyalah sebuah berhala.

Tidak heran bila kitab ensiklopedia perjalanan pencarian ini menjadi salah satu rujukan penting untuk semua pencari Rabb, yang datang dari berbagai aliran dan mazhab. Sejak era Rumi masih hidup dan berkiprah sebagai seorang Guru Sejati, sampai sekarang.

Terjemahan ini adalah sebuah pengantar bagi pemula.
Kedalaman Matsnavi mengundang peminat untuk menyelaminya, mengagumi keindahan mutiara hikmahnya. Para pencari jalan menuju Rabb akan mendapati banyak sekali pelajaran mendasar terkandung di dalamnya.

Silakan mencicipi beberapa pilihan berikut:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *