Ciptaan: yang Setiap Saat Tampil dan Lenyap

Ciptaan: yang Setiap Saat Tampil dan Lenyap

bunga di halaman tetangga, 2020 Mata kita tak dapat melihat Rabb,Dialah yang menyaksikan kita.Bentuk muncul dari ruh,sebagaimana pembicaraanmuncul dari pemikiran.Kita tak tahu, darimana lautan pemikiran muncul,tapi jika gelombang pemikiran muliadan murni, maka kita tahu lautandarimana mereka muncul,mulia pula adanya.Bentuk-bentuk muncul dari Sabdadan lalu lenyap, surut bagai gelombangkembali ke laut.Demikian pula kita,setiap saat kita mati dan kembali pada-Nya.Tampilan semesta terbarui terus menerus,sementara kepada kita tampaknya sepertitetap sama.Demikianlah, kepada-Nya kita semua dikembalikan. Sumber:Rumi: Matsnavi  I: 1135 - 44Penerjemah ke Bahasa Inggris olehMaryam Mafi dan Azima Melita Kolin. Tercantum dalam bukuRumi's Little Book of Life:The Garden of Soul, the Heart and the Spirit,Hampton…
Read More

Mengesakan

Bunga yang Selalu Menghadap ke Matahari Bersama dengan Tuhan,tak ada tempat untuk dua ego. Engkau menyatakan: Akudan Dia menyatakan: Aku.Agar dualitas ini hilang,engkau harus mati bagi-Nya,atau Dia mati bagimu.Akan tetapi, tidaklah mungkin Dia yang mati--baik secara fenomenal atau pun konseptual--karena, "Dialah yang senantiasa Hidupdan takkan pernah mati."Sesungguhnya, Dia sedemikian pemurah,sehingga--jika mungkin--Dia akan mati bagimuagar dualitas itu lenyap.Karena Dia tak mungkin mati,maka engkaulah yang harus mati,agar Dia dapat memanifestasi kepadamu,sehingga dualitas itu hilang. Sumber:Fihi ma Fihi #24Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Kabir Helminski. Catatan:Sebagai seorang Guru Sejati pada masanya,dan bagi kaumnya, pada bagian iniMawlana Rumi membahas tentang aspek pentingbagi pencarian Kesejatian…
Read More
Berdamailah dengan Rasa Sakit

Berdamailah dengan Rasa Sakit

menuju Cukang Rahong, Mei 2015 Berdamailah dengan rasa sakit:sebab itu obatmu.Tak kau perlukan pertolongan orang lain,akulah sobat karibmu.Jika terbunuh, janganlah kau mengeluh:"matilah aku!"Bersyukurlah, sebab akulah tebusanmu. Sumber:Rumi: Rubaiyat  F#1168, Kolliyaat-e Syams-e Tabrizi,Disunting oleh Badiozzaman Forouzanfar,Teheran, Amir Kabir, 1988.Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Zara Houshmand.
Read More