Menghadapkan Wajah kepada Sang Kekasih

Menghadapkan Wajah kepada Sang Kekasih

Semua orang sibuk di dunia ini.Ada yang sibuk dengan cintanya pada para wanita, ada yang asyik dengan hartanya, mencari uang, atau belajar--dan semuanya percaya bahwa kemaslahatan dan kebahagiaannya bergantung pada apa yang dicarinya. Dan itu semua juga merupakan rahmat Allah.Ketika seorang manusia mencari sesuatu yang dikira dibutuhkannya, lalu tak ditemukannya, dia akan membelakangi hal itu. Setelah jeda mencari sejenak dia akan berkata: “Kebahagiaan dan rahmat mesti dicari. Mungkin aku masih kurang keras berupaya. Kalau begitu, akan kuusahakan terus.”Ketika dia terus mencari, dan yang dicarinya itu masih juga belum ditemukannya, dia terus berupaya, sampai rahmat itu tersingkap mewujud kepadanya. Barulah disadarinya,…
Read More
Lari dari Izrail, as

Lari dari Izrail, as

Foto, Egypt, oleh Lorella Castillo Suatu pagi,ke majelis Nabi Sulaiman as, yang sedang beradadi gedung pengadilan, masuklah seorang bangsawan,berlari, tergopoh-gopoh.Wajahnya pucat karena sedih,bibirnya membiru.“Sakitkah engkau, Khwajah?”tanya Sang Raja.Ia menjawab, “Ketika Izrail melemparkan pandangankepadaku, dia penuh amarah dan kebencian.”“Nah, sekarang katakan, apa yang engkau inginkan?”“Wahai pelindung hidupku, kumohon padamu,perintahkanlah angin membawaku langsung ke India:semoga sesampainya disana, jiwa hambamu ini selamat dari kematian.”Wahai, betapa banyak orang berlomba-lomba,melarikan diri dari kemiskinan;malah terjatuh mereka kedalam rahang serakahdan panjang angan-angan.Ketakutanmu akan kemiskinan bagaikan kengerianorang itu: ketahuilah, keserakahan dan panjangnyaangan-anganmu adalah India dari kisah ini.Nabi Sulaiman memerintahkan anginsegera membawanya melintasi samudera,ke pedalaman India.Keesokan harinya, dalam sebuah…
Read More
Sebuah Damba

Sebuah Damba

Pada sebuah malam yang sejuk dan berangin di atas Masjid Nabawi,Februari, 2024 Telah beratus kali aku mati,wahai Kekasih;keharuman-Mu membuatkuselalu bangkit kembali.Telah beratus kali aku kehilangan jiwa,tapi suara-Mu selalu mengembalikanya.Perjanjian diantara kitadi saat yang mendebarkan itu:Kau tetap bersetia,sementara telah beratus kali aku ingkar,tertipu aku oleh hasratku sendiri,ingin meraih-Mu semauku.Bilakah kudapat memandang-Mu kembali,seraya mempersembahan hatikubagi cinta-Mu?Engkau bagai matahari,menyala di hati para Insan Sejati;membuata hatiku berpendar,bagaikan rembulan,berputar berkeliling di langit nan biru. Sumber:Rumi: Divan-i Syamsi Tabriz, no 1689.Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh RAJ Nicholson.Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.
Read More

Orang yang tak Ditawan oleh Cinta-Nya

Kubah Hijau, fajar 4 Maret 2024 Orang yang tak ditawan oleh Cinta-Nyabagaikan seekor burung tanpa sayap.Apa nilai pemahamannya akan dunia,tanpa mengenal Sang Maha Ilmu?Terikat akan cinta pada dirinya sendiri,dia dengan mudah tersesat;kemudian gentar menapaki jalan pencarian.Sang Kekasih adalah penjaga gerbang,hanya Dia yang dapat membukanya.Mereka yang tak mampu melewatinya, takkan pernah paham akan hakikat diri. Saat fajar tiba,mereka tetap tertidur.Sementara di langit insan sejati, matahari selalu bersinar. Sumber:Rumi: Divan-i Syamsi Tabriz, no 721. Terjemahan ke Bahasa Inggris olehMaryam Mafi dan Azima Melita Kolin. Tercantum dalam bukuRumi’s Little Book of Life:The Garden of Soul, the Heart and the Spirit,Hampton Road Publishing, Inc, 2012
Read More
Pagelaran Hal-hal yang Berlawanan

Pagelaran Hal-hal yang Berlawanan

Gambaran Nabi Ibrahim dalam api, Sumber: The Miniatures of the Zubdat Al- TawarikhMFA- The Miniatures of the Zubdat-al-Tawarikh (bilkent.edu.tr) Sudah menjadi Kehendak dan Keputusan Dia, sang Maha Pengampun, untuk memperkenalkan dan menyingkapkan Diri-Nya. Tetapi takkan sesuatu dikenali kecuali jika ada lawannya, dan Raja tak-Tertandingi itu tak terbandingkan. Maka diangkatnya seorang khalifah, seorang insan pemilik qalb, agar menjadi cermin yang menampikan kedaulatan-Nya. Lalu dilimpahkan padanya kemurnian tak-terhingga, dan dari kebalikannya ditampilkan lawannya, yang berasal dari kegelapan. Berkibar dua panji berlawanan, putih dan hitam: yang pertama Adam; dan lainnya Syaithan, sang penghalang jalan menuju kepada-Nya. [1] Diantara ke dua kubu ini, berlangsung…
Read More
Cinta pada Pantulan Keindahan

Cinta pada Pantulan Keindahan

Foto: dari pixabay Kepada Rabb,mintalah cinta, bukan sekedar kehidupan;mintalah nutrisi bagi jiwa,bukan sekedar nasi.Semesta ciptaan berwujudbagaikan air murni, bening;memendarkan bayangan sifat-sifat Sang Pencipta. Pengetahuan, keadilan, dan kasih-sayang itubagaikan bayangan bintang-bintang di langitpada permukaan air bening yang tenang.Generasi demi generasi manusia berlalu,tapi rembulannya tetap yang itu juga.Waktu dan orang yang menghuni Bumi berubah,tapi hakekat kebijaksanaan dan keadilan, tetaplah sama.Insan berakhlak-mulia memantulkan keindahanasma-asma Sang Pencipta.Dan cinta pada keindahan akhlak itukarena cinta kepada Sang Pelimpah Keindahan. Sumber:Rumi: Matsnavi  VI: 3171 - 3183 Penerjemahan ke Bahasa Inggris olehMaryam Mafi dan Azima Melita Kolin.Tercantum dalam buku Rumi's Little Book of Life:The Garden of Soul. the…
Read More
Yang Paling Berharga

Yang Paling Berharga

foto: "alone with The Alone" Ada sebuah kesendirian yang lebih berharga daripada kehidupan. Ada sebuah kemerdekaan yang lebih berharga daripada alam dunia. Dan ada yang tak ternilai harganya dibandingkan kehidupan dan alam dunia, Yaitu saat seorang insan hanya bersama dengan Tuhannya. Sumber:Rumi: Rubaiyat  #565Penerjemahan ke Bahasa Inggris olehMaryam Mafi dan Azima Melita Kolin. Tercantum dalam bukuRumi's Little Book of Life:The Garden of Soul. the Heart and the Spirit,Hampton Road Publishing, Inc, 2012.
Read More
Pintu-pintu Dunia Ditutup, agar Gerbang Jalan Terbuka

Pintu-pintu Dunia Ditutup, agar Gerbang Jalan Terbuka

"Jika sungguh-sungguh engkau menempuh Jalan,Jalan akan tersingkap padamu;dan jika sungguh-sungguh engkau lebur-musnah,al-Haqq akan menghampir kepadamu." [1]"Dan jika sungguh-sungguh engkau berendah-hati,dunia ini tak akan bisa mengurungmu;lalu kepadamu akan diperlihatkan dirimubersama dengan Dirimu yang Sejati,tanpa dirimu yang palsu." [2] Walaupun semua pintu keluar telah Zulaikha tutup, Yusuf tetap menemukan jalan, ketika sungguh-sungguh berusaha. Ketika Yusuf bersandar kepada-Nya, kunci bergerak, pintu terbuka, dan dia lolos. Sungguhpun tampak tak ada pintu keluar dari alam dunia, mestilah seorang pencari sekuat-tenaga berlari kesana-kemari; bagaikan Yusuf. Agar terbuka kunci dan tampak jelas gerbang, dan alam tak-beruang menjadi kediamanmu. Wahai makhluk yang malang, engkau telah hadir di sini, di alam…
Read More
Pendakian Jiwa

Pendakian Jiwa

Aku mati sebagai mineral dan menjadi tumbuhan, Aku mati sebagai tumbuhan, dan muncul sebagai hewan, Aku mati sebagai hewan, dan aku menjadi insan. Mengapa aku mesti takut? Bilakah aku menjadi rendah karena kematian? Namun sekali lagi, aku akan mati sebagai insan, untuk membumbung tinggi bersama para malaikat yang direstui. Bahkan dari tingkat malaikat pun, aku harus mati: segala sesuatu binasa kecuali wajah Tuhan. [1] Jika jiwa malakku telah kukorbankan, aku akan menjadi sesuatu yang tak pernah terlintas dalam pikiran. Wahai, biarkanlah aku tiada! Karena ketiadaan membisikkan nada ke telinga: Sesungguhnya kepadaNya-lah kita kembali. [2] Catatan:[1] QS [28]: 88[2] QS [2]:…
Read More

Mengesakan

Bunga yang Selalu Menghadap ke Matahari Bersama dengan Tuhan,tak ada tempat untuk dua ego. Engkau menyatakan: Akudan Dia menyatakan: Aku.Agar dualitas ini hilang,engkau harus mati bagi-Nya,atau Dia mati bagimu.Akan tetapi, tidaklah mungkin Dia yang mati--baik secara fenomenal atau pun konseptual--karena, "Dialah yang senantiasa Hidupdan takkan pernah mati."Sesungguhnya, Dia sedemikian pemurah,sehingga--jika mungkin--Dia akan mati bagimuagar dualitas itu lenyap.Karena Dia tak mungkin mati,maka engkaulah yang harus mati,agar Dia dapat memanifestasi kepadamu,sehingga dualitas itu hilang. Sumber:Fihi ma Fihi #24Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Kabir Helminski. Catatan:Sebagai seorang Guru Sejati pada masanya,dan bagi kaumnya, pada bagian iniMawlana Rumi membahas tentang aspek pentingbagi pencarian Kesejatian…
Read More