15
Sep
Foto dari Desa Berua, Kawasan Karst Rammang-rammang, akhir Juli 2018. Suatu malam, seorang lelaki merintihkan, "Yaa Allah" sampai bibirnya manis dengan pujian kepada-Nya. Iblis mengejeknya, "Kasihan engkau, wahai lelaki malang, mana jawaban, 'Aku di sini,' untuk semua rintihan, 'Yaa Allah-mu?' Tiada satupun jawaban datang dari 'Arsy: sampai kapan engkau merintihkan 'Yaa Allah' dengan wajah suram?" Si lelaki patah-hati, berbaring, tertidur dan bermimpi: di situ dilihatnya Nabi Khidir as, di tengah dedaunan menghijau. Nabi Khidir bertanya: "Wahai lelaki, engkau berhenti memuji Allah, mengapa engkau sesali dzikir-mu kepada-Nya?" Lelaki itu menjawab, "karena tiada jawaban 'labbayka' (Aku disini), kutakut diriku telah terusir dari…