
Fihi ma Fihi berbentuk prosa.
Deskripsi di dalamnya penting untuk memahami maksud dari beberapa kisah yang dicantumkan dalam kumpulan puisi Matsnavi dan Divan.
Sultan Walad, putra sulung Mawlana Rumi, adalah penulis utama Fihi ma Fihi. Ia dibantu beberapa orang murid Sang Guru, yang tak disebutkan nama-namanya. Murid-murid setia ini merekam dengan teliti ujaran Sang Syaikh, serta mencatat jawaban atas pertanyaan yang diajukan kepadanya karena boleh jadi itu merupakan petunjuk yang turun kepada Sang Waliyullah.
Annemarie Schimmel (1922 - 2003), orientalis Jerman sekaligus peneliti terkemuka soal Islam dan Sufisme, lebih suka mengartikan "Fihi ma Fihi" dalam artinya yang sederhana: sebagai semacam "camilan ruhaniah"--suatu hidangan sederhana yang disajikan bagi tamu yang mendadak datang tak terduga, dan dapat disampaikan dalam berbagai suasana.
Badiozzaman Forouzanfar (1904 - 1970) salah satu ilmuwan Iran dan peneliti Rumi terkemuka, dan seorang penyunting Fihi ma Fihi, berpendapat bahwa, sangat boleh jadi, judul ini diilhami oleh sebuah bagian Matsnavi jilid 5 (mulai baris 2666); dimana diceritakan sebuah kisah mengenai seorang suci, Syaikh Muhammad Sar-Razni dari Gazni, yaitu sebuah kota di Afganistan.
Cita-cita sang pertapa yang zahid itu, agar dapat menangkap (kasyf) manifestasi Ilahiah direspons sebuah jawaban dari alam ruhaniah yang ditangkap lalu disampaikan oleh Mawlana Rumi: agar dia menjadi seorang fakir, yang berkeliling kota setiap hari, mengumpulkan sedekah untuk dibagikan kepada para fakir-miskin kota itu.
“Berlangsunglah tanya-jawab yang sangat mendalam antara Insan Sejati dengan sang pertapa zahid, dan lelangit serta bumi terterangi oleh kedalaman dialog tersebut; hal-hal semacam itulah yang dikumpulkan di dalam Fihi ma Fihi.”
Fihi ma Fihi: di dalamnya ada suatu rahasia berharga; lalu di dalam sesuatu itu, ada suatu rahasia yang lebih mendalam lagi.
Hikmah yang memerlukan renungan mendalam, hingga membuat pencari fakir dan meminta pertolongan-Nya agar dibuat paham.
Sedikit terjemahan Fihi ma Fihi di blog ini diambil dari terjemahan bahasa aslinya ke Bahasa Inggris, yang telah dilakukan oleh Thackston dan Arberry. Juga diambil cuplikan-cuplikan pendek dari terjemahan Maryam Mafi. Pada bagian yang terkait dengan bagian terjemahan Matsnavi atau Divan, akan disertakan tautannya.
Beberapa nomor yang dipilih dan diterjemahkan: