Ketika Malam Tiba

Ketika Malam Tiba

matahari tenggelam, Pelabuhan Ratu, Desember 2013 Telah kau dapatkan di dunia inipakaian indah dan kekayaan,tapi ketika kau bertolaktinggalkan dunia ini,bagaimana kiranya keadaanmu?Pelajarilah suatu perniagaanyang akan memberimu ampunan.Di semesta dibalik semesta ini,terdapat pula jual-beli dan perniagaan.Keuntungannya sedemikian rupa:dunia ini bagaikan mainan dibandingkan dengannya.Bagaikan kanak-kanak yang sedang berkhayalberjual-beli di toko kembang-gula,dunia ini sebuah permainan.Ketika malam tiba,si anak pulang ke rumah:lapar,sendirian. Catatan:Karena tak paham akan kedudukan alam-dunia ini sebagai sarana pendidikan 'aql di qalb, maka ketika tiba saatnya beranjak ke alam barzakh, 'aql di qalb seseorang itu masih belum cerdas. Bagaikan kanak-kanak. Sehingga tak siap dengan tantangan di alam barzakh yang jauh lebih…
Read More
Mengkaji Cahaya di atas Cahaya

Mengkaji Cahaya di atas Cahaya

Kubah Hijau Masjid Nabawi di pagi sejuk Sya'ban 1445H Sang Musthafa bertutur tentang permohonan Neraka, ketika dengan berendah-hati dia bermohon kepada pemilik iman sejati: "berlalulah dengan cepat, wahai Sang Raja, karena cahayamu telah memadamkan apiku." Jadi, terang cahaya al-Mukmin berarti padamnya api, karena tanpa tanpa tampilnya yang berlawanan tak mungkin sesuatu sirna. Pada Hari Perhitungan, api akan menjadi lawan cahaya, karena api bersumber dari Murka-Nya, sementara cahaya dari Rahmat-Nya. Jika engkau ingin tanggalkan api kejahatan, tujukan air Rahmat Ilahiah ke jantung api. Mereka yang bertakwa dengan haqq memancarkan aliran air rahmat itu: inti jiwa mereka yang bertakwa adalah Air Kehidupan.…
Read More
Tentang Ketertarikan

Tentang Ketertarikan

Menyembah Sapi Emas, lukisan Esteban March, sekitar 1650 Musa kalimullah as, menegur seseorang; yang sedang mabuk kepayang menyembah anak-sapi emas: “Kemana perginya keraguanmu? Biasanya engkau sangat kritis padaku. Laut Merah membelah. Manna dan salwa turun setiap hari, di gurun liar, selama 40 tahun. Sebuah mata-air memancar dari batu. Kau telah saksikan sendiri semua itu, tapi tetap kau tolak adanya kenabian. Lalu Samiri, si tukang sihir, melakukan satu tipuan yang membuat anak-sapi emas menguak, dan segera engkau membungkuk! Apa yang patung hampa itu perdengarkan? Apakah kau tangkap gema dari kehampaanmu sendiri?” Begitulah ketertarikan berlangsung: orang yang tak-kenal nilai terpesona pada hal…
Read More
Jebakan dengan Umpan Hasratmu Sendiri

Jebakan dengan Umpan Hasratmu Sendiri

di Pantai Madasari, Juli 2023 Mengikuti hasratmu sendiri artinya melarikan diri dari Tuhan, dan menumpahkan darah ruhaniah di hadirat Keadilan-Nya. Dunia ini sebuah jebakan dan hasratmu itu umpannya; hindari jebakan, hadapkanlah wajahmu kepada-Nya. Jika kau ikuti Jalan, ratusan keberkahan bersamamu; sedangkah jika kau menuju arah sebaliknya, buruk nasibmu. Karenanya, sang Nabi berkata, "dengarkan nuranimu walaupun para ahli agama menasehatimu untuk urusan duniamu." Tanggalkan hasratmu, agar terungkap Rahmat-Nya. Dari pengalamanmu sendiri jelaslah bahwa semua kebaikan menuntut pengorbanan. Karena kau tak mungkin menghindar dari dunia, jadilah hamba-Nya; dan keluarlah dari penjara-Nya menuju taman-Nya. Ketika terus kau awasi pikiran dan tindakanmu, akan selalu…
Read More

Yang Tampak dan Yang Tersembunyi

Pemandangan dari Mandalasari, lokasi ber-dzikir-maut Dia telah menjadikanyang nisbi eksistensinyatampil berwujud dan agung;Dia telah menjadikanyang lebih nyata eksistensinyatersembunyi bentuknya.Dia telah menghijab Laut,dan membuat ombak tampak;Dia telah menyembunyikan Angin,dan memperlihatkan padamu debu.Debu membubung setinggi menara:tak mungkin ia melayang sendiri.Wahai yang berpandangan tajam,kau lihat debu melayang tinggi;sedangkan anginnya tak kau lihat,tapi kau ketahui adanya dengan akalmu.Kau lihat ombak menggelora kesana-kemari,tanpa Laut, ombak itu takkan bergerak.Kau lihat ombak itu dengan inderamu,dan Laut melalui kesimpulanmu:pemikiran tersembunyi,sedangkan perkataan berwujud.Kita melihat akibat sebagai pengukuhan:mata kita hanya melihat hal yang tak memilikieksistensi sendiri.Mata lahiriah ini hanya melihat secara terbatas,bagaikan dalam keadaan tidur,tak dilihatnya apa pun kecuali fatamorganadan…
Read More
Rabb dan Dunia

Rabb dan Dunia

Photo by CARLOSCRUZ ARTEGRAFIA on Pexels.com Seorang pencari berkata kepada Sang Hakim: "Dia, yang pertolongan-Nya kita mohonkan, tentu mampu membuat perdagangan kita tak pernah rugi. Dia yang yang mengubah api Namrud menjadi mawar dan pepohonan, tentu juga bisa membuat dunia kita ini jadi tanpa-api.  [1] Dia yang memekarkan mawar dari tengah kumpulan duri, tentu mampu mengubah musim dingin ini menjadi musim semi. Dia yang membuat setiap cemara lurus dan bebas tentu kuasa mengubah sedih menjadi gembira. Dia yang membuat ketiadaan menjadi keberadaan: takkan Dia direndahkan, jika ciptaan dibuat-Nya abadi. Dia yang memberi raga suatu ruh, sehingga hiduplah ia; apa ruginya Dia…
Read More
Yang Diingkari Janin

Yang Diingkari Janin

Laut terbelah, sebuah gambaran Apabila ada yang mengatakan kepada janin dalam rahim: “Di luar sana ada sebuah dunia yang teratur, Sebuah Bumi yang menyenangkan, penuh kesenangan dan makanan, luas dan lebar; Gunung, lautan dan daratan, kebun buah-buahan yang harum, sawah dan ladang terbentang; Langitnya sangat tinggi dan berbinar, sinar mentari dan cahaya rembulan, serta tak terkira banyaknya bintang; Di arah tenggara dan utara, serta di sebelah barat, terbentang taman-taman yang indah, bagaikan jamuan pesta pernikahan. Keajaibannya tak terlukiskan: mengapa kau tetap tinggal di sini, di dalam kesengsaraan dan kegelapan ini? Mengapa kau terus mereguk darah, dalam penjara sempit yang kotor…
Read More
Tertidur dan Tengah Bermimpi

Tertidur dan Tengah Bermimpi

di atas Selat Makassar, hs, 2012 Seseorang yang lama tinggal di sebuah kota, tertidur; dan di dalam tidurnya melihat kota lain, yang penuh kebaikan dan keburukan; hingga kotanya semula hilang dari ingatannya. Seharusnya, dia berkata pada dirinya sendiri, seperti ini: "Ini adalah kota yang baru, aku adalah seorang asing di sini;" Sebaliknya, dia membayangkan selalu tinggal di kota baru itu, dilahirkan dan dibesarkan di situ. Apakah mengherankan, jika kemudian jiwa tak ingat lagi akan kampung-halamannya dan tanah kelahirannya? Karena alam-dunia ini, bagaikan tidur, menyelimuti jiwa kita, bagaikan awan menyelimuti bintang. Apalagi saat ia melangkahkan kaki ke berbagai kota dan debu yang menutupi matanya, belum…
Read More
Air Kehidupan

Air Kehidupan

Foto oleh Mohamed Nohassi on Unsplash Semua hal,terkecuali cinta kepada yang Maha Indah,walaupun tampak manis bagai gula,sebenarnya membuat jiwa menderita.Apakah itu penderitaan jiwa?Menyongsong kematian seraya tidak menggenggamAir Kehidupan. [1]Umumnya manusia, menancapkan pandangan ke dua matamereka kepada bumi dan kematian: seraya mereka menyimpan seratus keraguan tentang Air Kehidupan.Berjuanglah sehingga seratus keraguanmu berkurang jadi sembilan puluh: bergeraklah maju kepada Allah pada malam harinya alam ini; karena jika engkau tertidur, sang malamlah yang akan meninggalkanmu.Di tengah gelapnya malam, carilah Siang yang terang:ikutilah Akal Sejati yang menelan kegelapan.Di balik hitamnya jubah malam, yang sewarna kejahatan, terdapat banyak kebaikan: Air Kehidupan itu pasangan kegelapan.Tapi bagaimana…
Read More
Datang Semata untuk Bersaksi

Datang Semata untuk Bersaksi

di Panenjoan, Geopark Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat – 2016 Kehadiran kita di ruang sidang Sang Hakim ini [1]untuk membuktikan kebenaran pernyataan kita,"kami bersaksi;" ketika dalam Perjanjian itu kita ditanyai, "bukankah Aku Tuhanmu?" [2]Karena kita telah membenarkan,maka dalam persidangan ini ucapandan tindakan kita menjadi saksi dan buktibagi kesepakatan itu.Ruang sidang Sang Hakim bukanlah tempat untuk membisu.Bukankah kita datang ke sini untuk memberikan persaksian?Wahai saksi,berapa lama lagi engkau diperiksadi ruang sidang Sang Hakim?Segeralah berikan pernyataanmu.Engkau telah dipanggil ke sini,dan telah datang engkau, [3]semata untuk bersaksi.Lalu mengapakah engkau bersikukuh diam?Di ruang tertutup ini engkau ikut menutup mulutmaupun tanganmu. [4]Kecuali engkau berikan pernyataan itu,wahai saksi, bagaimana caranyaengkau akan keluar dari sidang…
Read More