Beranda – Salin

Masihkah Mendua

foto: djonk creative dari unsplash Diberi engkau:dua tangan. dua kaki dan dua mata;tetapi jika yang hatimu dambakan,dan yang Sang Kekasih kehendaki bagimu,dua hal yang berbeda,maka apa manfaatnya itu bagimu? Kau sebut dirimu seorang pencinta, tapi ucapanmu itu hanya penghias bibir;jika kau pandang seorang pencinta sejatidan Sang Kekasih sebagai dua hal yang berbedamaka penglihatanmu mendua, atau kau salah menghitung. Sumber:Rumi: Rubaiyat #18. Suntingan ke Bahasa Inggris oleh Jonathan Star,dalam Rumi: In  the Arms of the Beloved, TCE,  Penguin Group (USA), 20008.Berdasarkan terjemahan literal dari Bahasa Persia ke Bahasa Inggris oleh Shahram Shiva. 
Read More

Mi’raj kedalam Perut Paus

Ketika Sang Kekasih menjadi sahabat, tempat manapun menjadi bagaikan di langit; dan bukan terbenam ke bumi. Sang Nabi saw, berkata, "Jangan menyangka mi'raj-ku lebih unggul daripada apa yang terjadi pada Yunus; aku diangkat ke langit; dia ditenggelamkan ke dalam perut paus;" kedekatan pada al-Haqq itu di luar perhitungan. Kedekatan itu bukan soal naik atau turun: kedekatan pada al-Haqq itu artinya kemerdekaan dari penjara keberadaan. Tiada tempat bagi gerak ke atas atau ke bawah dalam ketiadaan. Ketiadaan tak mengenal nanti, jauh, atau terlambat. Sumber ilmu dan khazanah al-Haqq berada di ketiadaan. Karena keberadaan ini saja telah menipumu, bagaimana mungkin kau pahami…
Read More

Bersandarlah kepada Rencana-Nya

Wahai sahabat yang berpagi-pagi bangkit,siapakah yang ketika menanti fajar, [1]bertemu kami sedang menari berputarbagaikan atom?Siapakah yang beruntung:yang ketika mencari air ke bibir sungai,malah mendapati bayangan Sang Rembulandi permukaannya? [2]Apakah ada yang bagaikan Ya’qub:ketika rindu harumnya Yusuf,mencium baju gamisnya; [3]malahan menemukan cahaya matanya itu.Atau bagaikan seorang Arab Badui yang haus,menurunkan timba ke dalam sumur,lalu ketika diangkatnya, mendapatkan sosokyang sedemikian indahnya. [4]Atau seperti Musa, ketika melihat api,lalu menembus semak-belukaruntuk mendapatkan manfaat api itu,tiba-tiba menemukan ratusan fajardan matahari terbit. [5]Isa masuk kedalam rumahuntuk menghindari kejaran musuh;tiba-tiba dari rumah itu didapatinyasebuah lorong menuju ke langit. [6]Atau seperti Sulaimanyang membelah seekor ikan,dan dalam perut ikan…
Read More

Wahai Pencari, Berhijrahlah

Flying over Maros un the way home, Feb 12, 2017 Jika pohon punya sayap atau kaki, tentulah ia bisa bergerak, sehingga tak diterimanya sakit dari mata gergaji atau dari pukulan kampak. Dan jika matahari tak bergegas ketika malam tiba, bagaimanakah bumi akan diterangi ketika fajar merekah. Dan jika air tidak menguap dari laut ke langit, kapankah taman akan dialiri sungai dan dibasahi hujan. Ketika setitik benih bergerak dari sumbernya ke tujuan, ditemukannya rumahnya, dan lalu menjadi sebutir mutiara. Bukankah Yusuf, walau sambil berlinang air-mata, mengembara meninggalkan ayahnya. Bukankah dalam pengembaraan itu, dia menemukan kerajaan, ketenaran dan kemenangan? Bukankah Musthafa berhijrah,…
Read More
Mengkaji Cahaya di atas Cahaya

Mengkaji Cahaya di atas Cahaya

Kubah Hijau Masjid Nabawi di pagi sejuk Sya'ban 1445H Sang Musthafa bertutur tentang permohonan Neraka, ketika dengan berendah-hati dia bermohon kepada pemilik iman sejati: "berlalulah dengan cepat, wahai Sang Raja, karena cahayamu telah memadamkan apiku." Jadi, terang cahaya al-Mukmin berarti padamnya api, karena tanpa tanpa tampilnya yang berlawanan tak mungkin sesuatu sirna. Pada Hari Perhitungan, api akan menjadi lawan cahaya, karena api bersumber dari Murka-Nya, sementara cahaya dari Rahmat-Nya. Jika engkau ingin tanggalkan api kejahatan, tujukan air Rahmat Ilahiah ke jantung api. Mereka yang bertakwa dengan haqq memancarkan aliran air rahmat itu: inti jiwa mereka yang bertakwa adalah Air Kehidupan.…
Read More
Mencintai Pasangan

Mencintai Pasangan

Masjid Agung Jawa Tengah, Januari 2024 Sebenarnya, tidak ada pencinta yang mencari penyatuan, tanpa yang-dicintainya mencarinya. Sementara cinta dari sang pencinta membuatnya sekurus tali-busur, maka cinta dari yang dicintai membuatnya indah dan segar. Ketika kilat cinta bagi yang-tercinta menyambar ke hati yang ini, ketahuilah, ada cinta dalam hati yang itu. Ketika cinta kepada Tuhan telah nyaring berbunyi di hatimu, tak pelak lagi, Tuhan telah mencintaimu. Tiada suara tepukan bisa terdengar hanya dari sebelah tangan. Ketika orang yang haus mengeluh: Wahai air yang lezat... Air pun mengeluh, seraya bertanya: Dimanakah sang peminum air? Kehausan di dalam jiwa-jiwa kita adalah ketertarikan yang…
Read More
Tuan Rumah

Tuan Rumah

Fajar di Masjid Nabawi, Sya'ban 1445H Para penempuh Jalan, dimana kalian?Kekasih Tercinta ada disini! [1]Dambaanmu tinggal di ruang sebelah.Sejak awal bertetangga! [2]Mengapa engkau berkelanakesana kemari, menjelajah gurun?Jika tatapanmu menuju ke Wajah yang Tercinta, [3]dan tak hanya ke bentuk permukaan,maka dirimulah yang menjadirumah bagi Rabb:engkaulah tuan rumah bagi-Nya.Berkali-kali kau tempuh jalanmenuju rumah itu.Kali ini, masuklah ke dalam,panjatlah atapnya.Rumah indah yang suciyang ciri-cirinya telah kau paparkandengan rinci.Kini tunjukkanlah padakuciri-ciri rumah Rabb.Jika telah kau kunjungi Taman itu,mana oleh-oleh rangkaian bungadari sana?Jika kau telah sampai Laut-nya Rabb,mana mutiara indah, jiwamu:Sang Pribadi?Bagaimanapun,semoga jelajahmu selama inimembawamu ke gudang harta-karun.Sungguh sayang,jika tak kau sadari,harta-karunmu terkuburdi dalam dirimu…
Read More
Bahkan Isa Putra Maryam (as) pun Menyingkir

Bahkan Isa Putra Maryam (as) pun Menyingkir

foto diambil dari Jesus in Islam - Wikipedia Inilah kisah tentang Isa putra Maryam,ketika dia menghindar dari orang-orang dungu,menjauh, hendak mengungsi,ke puncak sebuah gunung.Isa putra Maryam bergegas-cepatmendaki sebuah gunung.Sedemikian bergegas,bagaikan dikejar seekor singa.Seseorang mengejarnya, dan menyapanya,“Salam untukmu.Tak kulihat sesuatu pun mengejarmu,mengapa engkau begitu terburu-buru?”Tetapi Beliau tetap berlari,sedemikian terburu-buru,tak mau berhenti untuk menjawab.Sang penanya bersikeras,terus dikejarnya Sang Nabi itu.Lalu, dia bertanya lagi,kali ini sampai harus berteriak:“Demi Tuhan,” serunya,“berhentilah sebentar!”“Sungguh aku bingung,apa yang membuatmu melarikan diri?”“Wahai Nabi nan mulia dan pemurah,Apa yang membuatmu bergegas-lari?Tak ada singa mengejarmu.Tiada pula ancaman atau wabah?”Sang Nabi menjawab,“Aku melarikan diri dari seorang yang tolol.Pergilah! Sedang kukhawatirkan keselamatanku,janganlah…
Read More
Jadilah Tuan Mereka

Jadilah Tuan Mereka

putri sulungku, saat masih bocah, 2012 Ketika kau temui wajah kemarahan, lihatlah ke baliknya, dan akan kau dapati wajah bangga-diri. Injaklah marah dan bangga-diri, jadikan mereka anak-tangga, dan panjatlah, naik. Takkan pernah kau temui kedamaian, sampai engkau menjadi tuan mereka. Tanggalkan kemarahan: rasanya manis, tapi mematikan. Jangan mau jadi korbannya, kau perlukan kerendahan-hati untuk memanjat ke arah kemerdekaan. Sumber:  Rumi: Divan-i Syamsi Tabriz, Ghazal no 2197Terjemahan ke Bahasa Inggrisoleh Azima Melita Kolin dan Maryam Mafidalam Rumi: Hidden Music, HarperCollins Publishers Ltd, 2001
Read More

Untuk Dicicipi

Sleeps like a baby, Parabon-BDG 2 Okt 2010 Wahai pencari,jangan bersedih jika Yang Tercinta mengusirmu;jika hari ini engkau diusir, itu hanya agar esok Dia memanggilmu.Jika dia menutup pintu untukmu,jangan pergi, bersabarlah sebentar;karena sabarmu itu akan ditaruh-Nya engkaupada tempat terhormat,di sisi-Nya. Jika Dia menutup bagimu semua jalan dan lintasan,janganlah berputus-asa,akan diperlihatkan-Nya untukmu suatu jalan rahasia,yang tak diketahui orang lain.Perhatikanlah tukang jagal,yang memotong kepala domba dengan pisaunya,tidaklah lalu dia meninggalkan sembelihannya.Ketika tiada lagi nafas pada domba yang disembelih,keahlian selanjutnya dari sang penjagalbagaikan nafas baru, yang menghidupkan kembalibinatang itu.Bayangkan, kehidupan seperti apayang diberikan hembusan-Nya.Itu tadi hanya suatu perbandingan:kemurahan-Nya takkan membunuh satu orangpun,sebaliknya, itu…
Read More