29
Dec
di Surabaya, Desember, 2024 Ketika kau temui wajah kemarahan,lihatlah ke baliknya,dan akan kau dapati wajah bangga-diri.Injaklah marah dan bangga-diri,jadikan mereka anak-tangga,dan panjatlah, naik.Takkan pernah kau temui kedamaian, sampai engkau menjadi tuan mereka.Tanggalkan kemarahan:rasanya manis,tapi mematikan.Jangan mau jadi korbannya,kau perlukan kerendahan-hatiuntuk memanjat ke arah kemerdekaan. Sumber: Rumi: Divan-i Syamsi Tabriz, Ghazal no 2197Terjemahan ke Bahasa Inggrisoleh Azima Melita Kolin dan Maryam Mafidalam Rumi: Hidden Music, HarperCollins Publishers Ltd, 2001