Bahkan Isa Putra Maryam (as) pun Menyingkir

Bahkan Isa Putra Maryam (as) pun Menyingkir

foto diambil dari Jesus in Islam - Wikipedia Inilah kisah tentang Isa putra Maryam,ketika dia menghindar dari orang-orang dungu,menjauh, hendak mengungsi,ke puncak sebuah gunung.Isa putra Maryam bergegas-cepatmendaki sebuah gunung.Sedemikian bergegas,bagaikan dikejar seekor singa.Seseorang mengejarnya, dan menyapanya,“Salam untukmu.Tak kulihat sesuatu pun mengejarmu,mengapa engkau begitu terburu-buru?”Tetapi Beliau tetap berlari,sedemikian terburu-buru,tak mau berhenti untuk menjawab.Sang penanya bersikeras,terus dikejarnya Sang Nabi itu.Lalu, dia bertanya lagi,kali ini sampai harus berteriak:“Demi Tuhan,” serunya,“berhentilah sebentar!”“Sungguh aku bingung,apa yang membuatmu melarikan diri?”“Wahai Nabi nan mulia dan pemurah,Apa yang membuatmu bergegas-lari?Tak ada singa mengejarmu.Tiada pula ancaman atau wabah?”Sang Nabi menjawab,“Aku melarikan diri dari seorang yang tolol.Pergilah! Sedang kukhawatirkan keselamatanku,janganlah…
Read More
Sebuah Do’a bagi Sahabat Seperjalanan

Sebuah Do’a bagi Sahabat Seperjalanan

Mengenang Hari Arafah 1443H, di Masjid Baitur-rahman, Alun-alun Semarang Semoga Allah merahmati mereka yang memimpin perjalanan, dan mereka yang mengikuti, dan mereka yang memenuhi janji-janjinya, dan mereka yang berupaya untuk memenuhi janji-janjinya; dengan kemuliaan dan kekayaan-Nya, ganjaran dan anugerah-Nya.   Karena Dialah Sang Penerima permohonan, dan Pemberi harapan paling mulia; dan Allahlah pelindung terbaik, dan yang Maha Merahmati dari semua yang berkasih-sayang, dan Kawan berjalan terbaik, dan Pewaris terbaik, dan Pengganti terbaik untuk semua yang telah kita habiskan, dan yang Maha Mencukupi bagi semua yang tekun, yang menanam dan memelihara lahan amal-shaleh.   Shalawat dan salam bagi Muhammad, SAW dan…
Read More
Sebuah Do’a Pemberian-Mu

Sebuah Do’a Pemberian-Mu

foto oleh Fatih Maraşlıoğlu: https://www.pexels.com/photo/man-praying-in-mosque-11435050/ Wahai Rabb, sungguh Rahmat-Mu tercurah bukan karena amal kami, tapi karena limpahan-Mu yang penuh rahasia.         [1] Genggamlah kedua tangan kami, selamatkan kami dari apa-apa  yang kedua tangan kami telah lakukan; angkatlah hijab kami kepada-Mu, dan jagalah hijab kami  agar tak robek, itu akan mempermalukan kami.   [2] Selamatkan kami dari keakuan diri; tajamnya bagai ujung pisau yang menusuk ke tulang kami. Wahai Sang Raja, yang tak bermahkota, tak bertahta, siapakah yang dapat lepaskan  rantai pengikat ini,                   [3] dari diri kami yang tak berdaya? Siapakah yang se-Pemurah Engkau, wahai…
Read More
Salah Mengeluh

Salah Mengeluh

Nurul bersama ikan Papakullu, di pantai Tope Jawa, 6 Agustus 2010 Seorang hamba, yang tengah dirundung kesulitan, mengeluh, dengan berbagai cara,  kepada Rabb-nya. Dan Rabb berkata, "bukankah dengan semua derita dan sakitmu engkau menjadi taat dan berdo'a dengan berendah-hati kepada-Ku; Seharusnya yang engkau keluhkan adalah semua kelimpahan yang engkau terima,  yang menyebabkan engkau menjauh dari pintu-Ku." Sejatinya, musuhmu adalah obat bagimu: dia ramuan-penyembuhmu,  dia hadiah untukmu,  dia yang menguasai hatimu; karena dia, engkau bergegas ber-khalwat bersama Rabb-mu dan sepenuh-diri berusaha mencari Rahmat-Nya. Sumber: Rumi: Matsnavi  IV: 91 - 95 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson. Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi. Pertama kali diunggah di: https://ngrumi.blogspot.com/2010/10/salah-mengeluh.html pada 18…
Read More