Mi’raj kedalam Perut Paus

Ketika Sang Kekasih menjadi sahabat, tempat manapun menjadi bagaikan di langit; dan bukan terbenam ke bumi. Sang Nabi saw, berkata, "Jangan menyangka mi'raj-ku lebih unggul daripada apa yang terjadi pada Yunus; aku diangkat ke langit; dia ditenggelamkan ke dalam perut paus;" kedekatan pada al-Haqq itu di luar perhitungan. Kedekatan itu bukan soal naik atau turun: kedekatan pada al-Haqq itu artinya kemerdekaan dari penjara keberadaan. Tiada tempat bagi gerak ke atas atau ke bawah dalam ketiadaan. Ketiadaan tak mengenal nanti, jauh, atau terlambat. Sumber ilmu dan khazanah al-Haqq berada di ketiadaan. Karena keberadaan ini saja telah menipumu, bagaimana mungkin kau pahami…
Read More

Bersandarlah kepada Rencana-Nya

Wahai sahabat yang berpagi-pagi bangkit,siapakah yang ketika menanti fajar, [1]bertemu kami sedang menari berputarbagaikan atom?Siapakah yang beruntung:yang ketika mencari air ke bibir sungai,malah mendapati bayangan Sang Rembulandi permukaannya? [2]Apakah ada yang bagaikan Ya’qub:ketika rindu harumnya Yusuf,mencium baju gamisnya; [3]malahan menemukan cahaya matanya itu.Atau bagaikan seorang Arab Badui yang haus,menurunkan timba ke dalam sumur,lalu ketika diangkatnya, mendapatkan sosokyang sedemikian indahnya. [4]Atau seperti Musa, ketika melihat api,lalu menembus semak-belukaruntuk mendapatkan manfaat api itu,tiba-tiba menemukan ratusan fajardan matahari terbit. [5]Isa masuk kedalam rumahuntuk menghindari kejaran musuh;tiba-tiba dari rumah itu didapatinyasebuah lorong menuju ke langit. [6]Atau seperti Sulaimanyang membelah seekor ikan,dan dalam perut ikan…
Read More
Agar Sang Kekasih Berkenan

Agar Sang Kekasih Berkenan

Siapakah yang akan menulis, pada lembaran yang telah dipenuhi tulisan? Siapakah yang akan menyemai, di lahan yang telah dipenuhi tanaman? Yang diperlukan adalah lembaran yang bersih dan lahan yang kosong. Jadilah bagai bumi yang lapang, agar Sang Kekasih berkenan menanam benihnya. Jadilah bagai sebuah halaman kertas kosong, sehingga kalam-Nya menuliskan tentang engkau. Sumber: Rumi: Matsnavi  V: 1961 - 1963Terjemahan ke Bahasa Inggris olehMaryam Mafi dan Azima Melita Kolin. Tercantum dalam bukuRumi's Little Book of Life:The Garden of Soul. the Heart and the Spirit,Hampton Road Publishing, Inc, 2012. Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.
Read More
Musuhmu yang Sebenarnya

Musuhmu yang Sebenarnya

domba siap dikurbankan Tahukah engkau siapa musuhmu yang sebenarnya?Mereka yang dibuat dari api adalah musuhdari yang dibuat dari tanah. [1]Api adalah musuh dari air dan keturunannya;demikian pula air adalah musuh bagi nyalanya api.Jelasnya, api disini adalah api hawa-nafsu, yang disitu terletak akar dari dosa dan kesalahan.Api kasat-mata dapat engkau padamkan dengan siraman air, sementara berkobarnya api hawa-nafsu dapat membawamu ke Neraka.Api hawa-nafsu tak dapat diredakan dengan air, karena dia memiliki ciri Neraka, yaitu tak-pernah-puas menyiksa.Apakah obat bagi api hawa-nafsu?Cahaya Agama: cahaya keberserahdirianmu adalah saranauntuk memadamkan api kekufuranmu.Apakah yang memadamkan api ini?Cahaya Allah, jadikanlah cahaya nabi-Nya, Ibrahim a.s. sebagai gurumu. [2]Sehingga…
Read More
Pendakian Jiwa

Pendakian Jiwa

Aku mati sebagai mineral dan menjadi tumbuhan, Aku mati sebagai tumbuhan, dan muncul sebagai hewan, Aku mati sebagai hewan, dan aku menjadi insan. Mengapa aku mesti takut? Bilakah aku menjadi rendah karena kematian? Namun sekali lagi, aku akan mati sebagai insan, untuk membumbung tinggi bersama para malaikat yang direstui. Bahkan dari tingkat malaikat pun, aku harus mati: segala sesuatu binasa kecuali wajah Tuhan. [1] Jika jiwa malakku telah kukorbankan, aku akan menjadi sesuatu yang tak pernah terlintas dalam pikiran. Wahai, biarkanlah aku tiada! Karena ketiadaan membisikkan nada ke telinga: Sesungguhnya kepadaNya-lah kita kembali. [2] Catatan:[1] QS [28]: 88[2] QS [2]:…
Read More
Tangga ke Langit

Tangga ke Langit

Kadungora, Garut   Indera ragawi adalah tangga ke alam dunia ini, sementara indera ruhaniah adalah tangga ke langit. Carilah obat bagi sembuhnya indera ragawi  dari seorang tabib; dan mohonlah kesembuhan indera ruhaniah kepada Sang Kekasih. Kesehatan indera jenis pertama muncul dari kebugaran tubuh; sementara kesehatan indera jenis ke dua timbul dari runtuhnya tubuh. Jalan ruhaniah itu meruntuhkan tubuh, dan setelah itu mengembalikannya ke kemakmuran. Runtuhkanlah rumah agar khazanah keemasan tergali, dan dengan harta itu  bangunlah rumah baru, yang lebih baik daripada rumah sebelumnya.  [1] Bendunglah aliran sungai dan bersihkanlah dasarnya, kemudian alirkanlah air bersih masuk ke dalamnya. Torehlah kulit dan keluarkanlah duri, kemudian…
Read More