Jadilah Tuan Mereka

Jadilah Tuan Mereka

putri sulungku, saat masih bocah, 2012 Ketika kau temui wajah kemarahan, lihatlah ke baliknya, dan akan kau dapati wajah bangga-diri. Injaklah marah dan bangga-diri, jadikan mereka anak-tangga, dan panjatlah, naik. Takkan pernah kau temui kedamaian, sampai engkau menjadi tuan mereka. Tanggalkan kemarahan: rasanya manis, tapi mematikan. Jangan mau jadi korbannya, kau perlukan kerendahan-hati untuk memanjat ke arah kemerdekaan. Sumber:  Rumi: Divan-i Syamsi Tabriz, Ghazal no 2197Terjemahan ke Bahasa Inggrisoleh Azima Melita Kolin dan Maryam Mafidalam Rumi: Hidden Music, HarperCollins Publishers Ltd, 2001
Read More

Tinggalkanlah Kemarahanmu

Seorang lelaki menghampiri Isa ibn Maryam, dan bertanya, "Diantara semua yang tercipta, apa yang paling berat dipikul?" Beliau a.s menjawab, "yang paling berat adalah murka Allah; yang kepada hal itu: bukan saja kita, tapi bahkan neraka pun gemetar." "Dan apakah perlindungan kepada murka Allah itu?" Berkata Isa ibn Maryam, "tinggalkanlah segera kemarahanmu." Sumber: Rumi, Matsnavi IV: 113-115. Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.  
Read More