mutiara

Tanpa Cinta

Tanpa Cinta

Foto, makam lama Bunda Khadijah, di Jannatul-Ma'la Tanpa Cintasemua pengabdian terasa bagai beban,semua kegiatan hanya rutinitas,semua bunyi terdengar sumbang.Hujan yang tercurah dari langitboleh jadi, semuanya jatuh di laut;Tanpa Cinta,tak satu butirpun tumbuh menjadi mutiara. Catatan:“Aku adalah Khazanah Tersembunyi. Aku Cinta (hubb) untuk dikenal.Maka Ku-ciptakan makhluk agar Aku dikenali”(begitu kurang lebih artikulasi agak bebas dari sebuah Hadits Qudsi). Landasan dari penciptaan adalah “Cinta.” Hanya dengan anugerah Cinta dari Sang Kekasih, makhluk dapat mencintai-Nya.Tanpa mencintai-Nya tak ada pengenalan. Tanpa pengenalan tak ada pengabdian.Tak ada sikap "rahmaniah" kepada sesama makhluk. Peran sentral Rasulullah saw:“Jika engkau mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai dan…
Read More
Saksi Terkasih

Saksi Terkasih

Masjid Agung di Semarang, 25 Desember 2017 Muhammad (saw) itu pemberi syafa'atatas segala jenis aib,karena tatapannya tak pernah teralihkan pada hal lain: senantiasa tertujupada wajah Rabb.Ditengah kegelapan malam alam dunia ini,dimana matahari al-Haqq terhijab,dia menatap Rabb,dan meletakkan harapannya kepada-Nya.Pandangannya senantiasa disegarkan oleh maknasejati "bukankah telah Kami lapangkan dadamu?"  [1]dilihatnya hal-hal yang tak mampu Jibril tatap.Sang yatim, yang kepadanya Rabb limpahkankesegaran pandangan,menjadi mutiara yatim tunggal,yang dianugerahi panduan Ilahiah.Cemerlang cahayanya mengatasi mutiara lain,karena yang dikehendakinya adalahkehendak yang paling mulia.Seluruh kedudukan ruhaniah para abdi Allahjelas belaka bagi sang Nabi,karenanya Rabb menggelarinya: sang Saksi.   [2]Senjata sang Saksi adalah lisan yang tulusdan pandangan yang tajam--yang dari penjagaan malamnya--tak ada rahasia yang dapat menghindar.Walaupun ribuan saksi palsu mengangkat kepala mereka,sang Hakim mengarahkan telinganyakepada sang…
Read More
Rabb dan Dunia

Rabb dan Dunia

Photo by CARLOSCRUZ ARTEGRAFIA on Pexels.com Seorang pencari berkata kepada Sang Hakim: "Dia, yang pertolongan-Nya kita mohonkan, tentu mampu membuat perdagangan kita tak pernah rugi. Dia yang yang mengubah api Namrud menjadi mawar dan pepohonan, tentu juga bisa membuat dunia kita ini jadi tanpa-api.  [1] Dia yang memekarkan mawar dari tengah kumpulan duri, tentu mampu mengubah musim dingin ini menjadi musim semi. Dia yang membuat setiap cemara lurus dan bebas tentu kuasa mengubah sedih menjadi gembira. Dia yang membuat ketiadaan menjadi keberadaan: takkan Dia direndahkan, jika ciptaan dibuat-Nya abadi. Dia yang memberi raga suatu ruh, sehingga hiduplah ia; apa ruginya Dia…
Read More
Hati Seluas Lautan

Hati Seluas Lautan

Sejatinya, hatimu seluas lautan: selami lah kedalamannya, temukan mutiara tersembunyi. Tapi mulutmu menjerit, bagaikan sebutir kerang: "Hatiku ini terlalu sempit!" Hatimu itu sebenarnya mampu menampung seluruh semesta. Mengapakah kini jadi terlalu sempit bagimu? Sumber: Rumi: Rubaiyat, F#31 Diterjemahkan oleh ngrumi. Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Jonathan Star Berdasarkan terjemahan literal oleh Shahram Shiva.
Read More
Perhatikanlah

Perhatikanlah

djonk-creative-3s1PFrCy488-unsplash Perhatikanlah, bagaimana setiap bagian alam berlalu, dan bagaimana setiap orang tiba melalui suatu perjalanan. [1] Perhatikanlah, bagaimana setiap orang, dalam hasrat akan nafkah hariannya, tunduk menghormat kepada penguasanya. Perhatikanlah, bagaimana setiap orang, jatuh bersujud di kaki matahari, bagaikan redupnya bintang-bintang, tunduk pada terangnya sang surya. Perhatikanlah, bagaimana setiap orang bergegas, bagaikan arus mencari air, berlomba-lomba mengalir menuju laut. Perhatikanlah, bagaimana sebuah jamuan kehormatan, disiapkan dari dapur Sang Raja, untuk setiap orang, sesuai dengan kebutuhannya. [2] Perhatikanlah, bagaimana kecilnya lautan alam-dunia, bagi para pencari sejati, sehingga termuat di cangkir mereka. [3] Perhatikanlah, mereka yang nafkah hariannya wajah Sang Raja, tersenyum…
Read More