05
Sep
foto dari wallpaperflare.com Wahai jiwa, engkau lah burung Phoenix, yang bangkit dari abu penyatuan. Mengapa tak terbang mengangkasa? -- di bumi engkau tak dikenal. Kau cicipkan rasa-manis ke dalam hati; seraya kau remukkan ribuan hati dengan pesonamu. Saat ini kau tinggal di dalam raga, tapi ada saat ketika kau lewati lelangit, kau tembus batas-batas semesta. Apa sulitnya ruh menemuimu? --bukankah engkau sayap dan bulunya. Mengapa pandangan tak melihatmu? --bukankah engkau sumber penglihatan. Apa yang akan terjadi pada jiwa tembagamu, ketika sang Ahli Kimia tiba? --bukankah akan diubah jiwamu menjadi emas. Apa yang akan terjadi pada bibitmu yang kecil ketika tiba…