Sang Khalilullah as, Menyembelih Bebek, Unggas Pertama Pengganggu Perjalanan

Sang Khalilullah as, Menyembelih Bebek, Unggas Pertama Pengganggu Perjalanan

Bebek di depan rumah Aki, Kadungora, 25 Juni 2018 Mereka yang waspada pendengarannya memperoleh cahaya, sedangkan para pencinta kegelapan itu bagaikan gerombolan tikus. Mereka yang lemah penglihatan bagai kelelawar— bagaimanakah mereka dapat berputar di sekeliling Lingkaran Keyakinan? Perbedaan-pendapat dalam hal cabang-ranting yang rumit adalah rantai-pengikat yang memperbudak tabiat, yang kemudian menjadi gelap-buta kepada Agama yang Haqq. Sepanjang manusia semacam ini, hanya mengandalkan geraman dan gonggongan dari kepandaian-jasmaniahnya sendiri, maka dia tidak dapat membuka mata qalb-nya kepada Sang Matahari. Dia tidak akan membentangkan cabang-cabangnya ke angkasa—seperti yang dilakukan pohon kurma: malahan—bagaikan tikus—dia menggali lubang ke dalam tanah. Manusia semacam ini mempunyai…
Read More
Ketika Dibuat Paham

Ketika Dibuat Paham

Ada seorang ibu, yang hamil setiap tahun, tapi tidak ada anaknya yang hidup lebih lama daripada enam bulan. Ketika mencapai tiga atau empat bulan, mereka meninggal. Sehingga sang ibu menjerit, “Wahai Tuhan, Sembilan bulan lamanya, kutanggung beban kehamilan, tapi kemudian hanya tiga bulan lamanya hidupku senang: kebahagiaanku lebih singkat daripada terbentangnya pelangi.” Perempuan itu, karena kesedihan yang amat sangat, mengeluhkan nasib malangnya kepada Lelaki-milik-Tuhan. Karena telah dua puluh orang anaknya dikubur: bagaikan jilatan api cepatnya kehancuran hidup mereka. Sampai suatu malam diperlihatkan kepadanya sebuah taman yang tak-terhingga, luas, hijau, indah, tanpa-cela sedikit pun. Kusebut “Ganjaran Mutlak” sebuah taman, karena dia…
Read More
Yang Diingkari Janin

Yang Diingkari Janin

Laut terbelah, sebuah gambaran Apabila ada yang mengatakan kepada janin dalam rahim: “Di luar sana ada sebuah dunia yang teratur, Sebuah Bumi yang menyenangkan, penuh kesenangan dan makanan, luas dan lebar; Gunung, lautan dan daratan, kebun buah-buahan yang harum, sawah dan ladang terbentang; Langitnya sangat tinggi dan berbinar, sinar mentari dan cahaya rembulan, serta tak terkira banyaknya bintang; Di arah tenggara dan utara, serta di sebelah barat, terbentang taman-taman yang indah, bagaikan jamuan pesta pernikahan. Keajaibannya tak terlukiskan: mengapa kau tetap tinggal di sini, di dalam kesengsaraan dan kegelapan ini? Mengapa kau terus mereguk darah, dalam penjara sempit yang kotor…
Read More
Kisah Elang Sang Raja

Kisah Elang Sang Raja

Elang Ular Bido yang masjh muda, hs, Tanjung Sari, April; 2010 Alkisah, terbanglah seekor elang, meninggalkan istana Raja, sampai dia tersesat ke rumah seorang nenek tua; yang sedang mengaduk tepung, di lantai rumahnya. Si nenek sedang menyiapkan makanan bagi anak-anaknya, ketika dilihatnya elang ningrat yang anggun itu. Segera kaki elang itu diikatnya, dipangkasnya sayapnya, dipotongya cakarnya, dan diberinya jerami untuk makanan. “Pastilah orang salah merawatmu,” katanya, “sayapmu terlalu lebar, dan cakarmu panjang.” “Itulah sebabnya engkau sakit, dan kini aku akan merawatmu.” Ketahuilah sahabat, demikianlah cara orang bodoh memperlakukanmu: orang bodoh sesat jalan. Sang Raja mencari elangnya kesana kemari, sampai akhirnya…
Read More
Menyambut Tamu Agung

Menyambut Tamu Agung

foto oleh Meghna.R di Unsplash Tamuku mendadak muncul. Terkejut, hatiku bertanya, "Siapa di situ?" Jiwaku menjawab, "Rembulan yang Agung." Sang Tamu ada di dalam rumah, tetapi kita--seperti kurang waras-- hilir-mudik di jalan-jalan mencarinya. "Aku di sini," terus dia memanggil dari dalam, sementara kita, bagaikan merpati, tak hentinya mendekur: "di manakah, di manakah engkau?" Seperti saat segerombolan orang, berkerumun di tengah malam, sambil mereka berteriak: "Tolong, ada pencuri!" Sementara sang pencuri, yang ada bersama mereka, ikut berteriak pula. Suaranya bercampur, dan akhirnya tenggelam ditelan suara gerombolan itu. Ayat yang berbunyi, "..Dia bersamamu.," [1] artinya: dalam pencarianmu akan Dia --Dia bersamamu--lebih dekat…
Read More
Hembusan dari Sumber yang Tak Tampak

Hembusan dari Sumber yang Tak Tampak

Foto oleh Sebastian Bill di Unsplash Angin apa ini, yang tengah membadai dari langit? sampai perahu-perahu di laut berguncang dan berayun dengan kerasnya. Karena anginlah perahu berlayar, dan karena angin pula perahu tenggelam.. Tuhan mengendalikan angin, seperti kita mengendalikan nafas kita ketika memuji atau mencela. Berbeda-beda jenis angin, semuanya bertiup dari sumber yang tak tampak: ada yang membawa pertolongan, ada pula yang membawa kehancuran. Angin itu terasa, tapi sumbernya tersembunyi. Para pemilik hati yang murni memahami sumbernya dan terpandu oleh cahayanya. Keyakinan mereka tak goyah, mulut mereka tertutup, tetap menatap jalan, seraya tak jeda menghimpun kebijaksanaan. Mereka yang tak paham…
Read More
Cahaya yang Memadamkan Api

Cahaya yang Memadamkan Api

Sebuah malam di Masjid Bulakamba, Brebes, 2020 Pada pertemuan Pengadilan Akhir,  orang-orang mukmin akan berkata: "Wahai malaikat, bukankah neraka itu suatu jalan umum, yang dilalui orang-orang mukmin dan kafir; namun mengapa kami tak melihat api dan asap dalam perjalanan kami?      Kami dapati taman dan kebun yang aman; lalu dimanakah lintasan penuh bahaya  yang dulu kami dengar?" Maka malaikat menjawab: "Kebun yang terlihat ketika kalian lalui, sebenarnya itulah neraka, namun bagi kalian tampaknya bagai taman yang indah. Karena kalian berjuang melawan hawa-nafsu dan memadamkan kobaran syahwat, demi Tuhan. Maka ia menjadi hijau dengan kesucian dan cahaya tuntunan ke arah…
Read More
Sebuah Do’a bagi Sahabat Seperjalanan

Sebuah Do’a bagi Sahabat Seperjalanan

Mengenang Hari Arafah 1443H, di Masjid Baitur-rahman, Alun-alun Semarang Semoga Allah merahmati mereka yang memimpin perjalanan, dan mereka yang mengikuti, dan mereka yang memenuhi janji-janjinya, dan mereka yang berupaya untuk memenuhi janji-janjinya; dengan kemuliaan dan kekayaan-Nya, ganjaran dan anugerah-Nya.   Karena Dialah Sang Penerima permohonan, dan Pemberi harapan paling mulia; dan Allahlah pelindung terbaik, dan yang Maha Merahmati dari semua yang berkasih-sayang, dan Kawan berjalan terbaik, dan Pewaris terbaik, dan Pengganti terbaik untuk semua yang telah kita habiskan, dan yang Maha Mencukupi bagi semua yang tekun, yang menanam dan memelihara lahan amal-shaleh.   Shalawat dan salam bagi Muhammad, SAW dan…
Read More
Sebuah Do’a Pemberian-Mu

Sebuah Do’a Pemberian-Mu

foto oleh Fatih Maraşlıoğlu: https://www.pexels.com/photo/man-praying-in-mosque-11435050/ Wahai Rabb, sungguh Rahmat-Mu tercurah bukan karena amal kami, tapi karena limpahan-Mu yang penuh rahasia.         [1] Genggamlah kedua tangan kami, selamatkan kami dari apa-apa  yang kedua tangan kami telah lakukan; angkatlah hijab kami kepada-Mu, dan jagalah hijab kami  agar tak robek, itu akan mempermalukan kami.   [2] Selamatkan kami dari keakuan diri; tajamnya bagai ujung pisau yang menusuk ke tulang kami. Wahai Sang Raja, yang tak bermahkota, tak bertahta, siapakah yang dapat lepaskan  rantai pengikat ini,                   [3] dari diri kami yang tak berdaya? Siapakah yang se-Pemurah Engkau, wahai…
Read More
Belajar Mengenali Suara

Belajar Mengenali Suara

Goofy, Gembuli, dan Gummy, trio anabul di rumah, Februari 2022. Ketika seorang teman membisikkan sebuah rahasia padamu di tengah malam; akan kau kenali siapa dia, ketika dia berbicara padamu ketika fajar tiba. Ketika kepadamu datang dua orang membawa warta di malam hari; akan kau kenali keduanya, ketika mereka berbicara padamu di siang hari. Ketika di malam hari, dan semuanya gelap: seseorang mendengar auman seekor singa dan lolongan seekor anjing, maka seorang pendengar berakal, dapat jelas membedakan keduanya ketika didengarnya kembali suara mereka di siang hari. Seperti itulah datangnya setan dan malaikat: menyodorkan pada kita apa-apa yang dikehendaki; agar bangkit kemampuan…
Read More