Kisah Elang Sang Raja

Kisah Elang Sang Raja

Elang Ular Bido yang masjh muda, hs, Tanjung Sari, April; 2010 Alkisah, terbanglah seekor elang, meninggalkan istana Raja, sampai dia tersesat ke rumah seorang nenek tua; yang sedang mengaduk tepung, di lantai rumahnya. Si nenek sedang menyiapkan makanan bagi anak-anaknya, ketika dilihatnya elang ningrat yang anggun itu. Segera kaki elang itu diikatnya, dipangkasnya sayapnya, dipotongya cakarnya, dan diberinya jerami untuk makanan. “Pastilah orang salah merawatmu,” katanya, “sayapmu terlalu lebar, dan cakarmu panjang.” “Itulah sebabnya engkau sakit, dan kini aku akan merawatmu.” Ketahuilah sahabat, demikianlah cara orang bodoh memperlakukanmu: orang bodoh sesat jalan. Sang Raja mencari elangnya kesana kemari, sampai akhirnya…
Read More

Sesuai Ciri Masing-masing

Kucing milik Sri, namanya Roro Dyah Gembili Nuh a.s, terus-menerus menyeru umatnya kepada Allahselama sembilan-ratus tahun;tetapi, hari demi hari,penolakan mereka semakin meningkat. Apakah pernah dia menarik kembali seruannya?Apakah lalu dia berpangku-tangan, menyepimasuk gua? (Dia a.s. seperti berkata:) “apakah sebuah karavantak melanjutkan perjalanan karena gonggongandan dengkingan anjing? Pada malam purnama-penuh,apakah raungan anjing dapat menundaperjalanan rembulan?” Rembulan memantulkan cahayanya;anjing menggonggong:setiap hal berlangsung sesuai denganciri khasnya masing-masing. Sumber: Rumi: Matsnavi V 10 -14.Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More
Perbedaan Pendapat Mengenai Bentuk Gajah

Perbedaan Pendapat Mengenai Bentuk Gajah

Foto oleh Tijs van Leur di Unsplash Disebutnya nama Musa, telah menjadi sebuah rantai yang membelenggu pikiran para pembacaku, mereka pikir ini adalah cerita-cerita yang hanya terjadi dahulu kala. Disebutkannya Musa hanya berfungsi sebagai topeng, tetapi cahaya Musa adalah persoalan mutakhir, wahai sahabatku. Musa dan Fir’aun itu di dalam dirimu: engkau mesti mencari pihak-pihak yang berlawanan ini di dalam dirimu-sendiri. Pembangkitan Musa akan terus berlangsung sampai Hari Kebangkitan: Cahaya itu tidak berbeda, walaupun lampunya berlain-lainan. Lampu dari tanah ini berbeda dengan sumbu itu, tetapi cahaya mereka tidak berbeda: ia dari Alam Sana. Jika engkau terus memandang kaca lampu, engkau akan…
Read More