Beranda – Salin

Yang Bangkit dari Abu Penyatuan

Yang Bangkit dari Abu Penyatuan

foto dari wallpaperflare.com Wahai jiwa, engkau lah burung Phoenix, yang bangkit dari abu penyatuan. Mengapa tak terbang mengangkasa? -- di bumi engkau tak dikenal. Kau cicipkan rasa-manis ke dalam hati; seraya kau remukkan ribuan hati dengan pesonamu. Saat ini kau tinggal di dalam raga, tapi ada saat ketika kau lewati lelangit, kau tembus batas-batas semesta. Apa sulitnya ruh menemuimu? --bukankah engkau sayap dan bulunya. Mengapa pandangan tak melihatmu? --bukankah engkau sumber penglihatan. Apa yang akan terjadi pada jiwa tembagamu, ketika sang Ahli Kimia tiba? --bukankah akan diubah jiwamu menjadi emas. Apa yang akan terjadi pada bibitmu yang kecil ketika tiba…
Read More
Rintihan Tawanan Dunia

Rintihan Tawanan Dunia

    Dari Candi Kedaton di Muaro Jambi, 8 Juli 2023 Mesti berapa lama lagi, kudapati diriku terantai dalam penjara ini, terantai ke dunia ini. Telah tiba saatnya kuraih kesejatian hidup; dan aku bergerak, berderap, menuju ke kemurnian. Jika aku bisa tersucikan, dan terbersihkan dari kotoran, seterusnya tiada yang kucari kecuali Dia semata. Ketika aku diciptakan, telah disediakan untukku semesta dan istana;   [1] sungguh aku ingkar jika kuterima jabatan hanya sebagai seorang penjaga pintu.  [2] Jika ku berhasil mengubah sikap seperti penjaga pintu ini, jika ku berhasil mengembalikan akalku kepada kesejatiaannya, bahagiaku kan datang menggantikan kesedihanku. Wahai qalb: mengingat…
Read More
Dan Tetaplah Engkau Sadar

Dan Tetaplah Engkau Sadar

Curug Citambur, 1 Juni, 2023 Wahai Sana'i,  [1]Jika tak kau temukan satu pun sahabat,Jadilah sahabat bagi dirimu sendiri.Di alam dunia ini,tempat dari bermacam manusiadan beragam tugas,jadilah pelaksana dari tugasmu sendiri.Setiap pengikut dari karavan ini,mencuri perbekalannya sendiri--waspadai dan jagalah bekalmu. [2]Sebagian besar orang berjual-belikeidahan dan cinta palsu--lewati ke dua sungai kering ini,dan jadikan dirimu sungai yang deras mengalir.Jika ada kawan yang menarik tanganmuke arah hal yang tak berarti,segera tarik tanganmudan jadikan dirimu seorang penolongbagi dirimu sendiri.Ciptaan-ciptaan yang cantik ini,bagaikan lukisan indah pada kanvas,menghijab aneka keindahan qalb,sibakkan hijab dan masuklahhadirlah bersama Yang Tercinta-mu.Hadirlah bersama Yang Tercinta,jadilah insan berakal-sejati,naiklah mengatasi kedua alam,tempatilah semestamu…
Read More

Menanam Jewawut, Berharap Gandum

Kau kerjakan hal-hal buruk tapi berharap ganjaran yang baik. Amal buruk pantas diganjar dengan balasan yang buruk. Rabb itu merahmati dan sangat baik hati, tapi sungguhpun begitu Jika kau tanam jewawut, takkan tumbuh gandum. (Rumi: Rubaiyat, F#1798) Penerjemah ke Bahasa Inggris oleh Zara Houshmand Penerjemah ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More

Hijab Mencengangkan

Bagi seorang nabi, alam-dunia ini senantiasa bertasbih dengan memuji asma-Nya; sementara kita menganggapnya dungu tak berarah. Dalam penglihatannya, alam-dunia ini berlimpah cinta; sementara yang lain berpendapat ia beku dan mati. Dalam penglihatannya, lembah dan gunung bergerak dengan lembut: di dengarnya percakapan lirih antara tanah dan batu. Bagi mereka yang bodoh, alam dunia ini seperti benda mati, diam, tak bergerak. Sungguh tak pernah kudapati suatu hijab membutakan, yang lebih mencengangkan daripada hal ini. Sumber: Rumi: Matsnavi  IV: 3532 - 3535 Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Camille dan Kabir Helminski dalam Rumi: Jewels of Remembrance, Threshold Books, 1996. Berdasarkan terjemahan dari Bahasa…
Read More
Jika tanpa Engkau

Jika tanpa Engkau

Pantai Madasari, Juli 2023 Hidup tanpa Engkauadalah sebuah pelanggaran.Tanpa Engkau,kehidupan macam apa kujalani?Wahai Cahaya hidupku,setiap kehidupan yang berlalu,Tanpa Engkau, berarti kematian;Itulah makna hidup bagiku. Sumber:Rumi: Rubaiyat, F#1397Penerjemah ke Bahasa Inggris oleh Zara HoushmandPenerjemah ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More

Telah Kau Tanggalkan

Telah Kau tanggalkan dariku, semua tanda dan identitas: sebuah jiwa Dengan sepasang tangan yang kau buat bertepuk tanpa lagu. Tiada tempat di semesta ini bagi jiwaku: Kemanakah ku harus pergi? Kau telah buat aku tak berumah; sebebas jiwa bersayap, merdeka terbang kemana saja. (Rumi: Rubaiyat, F#1812) Terjemahan oleh: Zara Housmand, ngrumi.
Read More

Bukan Seorang Penyair

Aku bukan seorang penyair, tak kuperoleh nafkah, Dari situ, atau kupamerkan ketrampilanku, bahkan ku tak memikirkan tentang Seniku, bakatku ini hanyalah sebuah cangkir, Yang takkan kuteguk, kecuali jika Kekasihku yang menyajikan.   (Rumi: Rubaiyat, F#1256) Penerjemah ke Bahasa Inggris oleh Zara Houshmand Penerjemah ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More

Nalar Coba Menguliahi

Majulah nalar, mencoba menguliahi para pencinta. Bagai penyamun, menyergap di tengah jalan. Tapi segera disadarinya, tak ada tempat bagi logika di akal para pencinta. Jadi ia membungkuk menghormat, dan segera berlalu dari hadapan mereka. (Rumi: Rubaiyat, F#367) Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Zara Houshmand Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More
Lepaskanlah Pikiranmu

Lepaskanlah Pikiranmu

foto oleh Mohan Nannapaneni dari Pexels Lepaskan pikiranmu, biarkan jiwamu masuk ke alam khayal. Pikiran itu hijab, yang menutupi wajah cemerlang sang rembulan. Qalb yang tersucikan adalah rembulan, disana tak ada tempat bagi pikiran. Aneka macam pikiranmu, alirkanlah menjauh kembali ke arusnya. Sumber:Runu: Rubaiyat, F#84Diterjenahkan ke Bahasa Inggris oleh Zara HousmandDiterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.
Read More