Nama Sejati

Gerbang Mandala Sari, Juli 2025 Penghulu umat manusia, Adam, as:kepadanya Allah mengajarkannama-nama seluruhnya;dia memiliki ribuan ilmudi setiap pembuluh darahnya.Pada jiwanya terhimpun pengetahuanmengenai nama dari segala sesuatu ciptaansampai akhir zaman: dari yang telah,sampai yang akan, mewujud.Tidak ada panggilan yang telah diberikannyakepada sesuatu kemudian berubah,apa yang disebutnya cepat tidak akanlalu menjadi lambat.Siapa yang pada akhirnya menjadi seorang beriman,telah diketahuinya sejak awal; siapa saja yang akhirnya menjadi seorang yang kufur,sejak awal jelas belaka baginya.Apakah telah kau dengar nama dari segala sesuatudari dia yang telah diberi ilmu mengenai hal itu;dengarlah makna terdalam dari rahasiaDan telah diajarkan kepada Adam as, al-asma 'akullaha.... [1]Bersama kita, nama…
Read More
Dikembalikan ke Serendah-rendah Keadaan

Dikembalikan ke Serendah-rendah Keadaan

Saat mengenang seorang sahabat di Cikutra Keindahan,yang diwarisi manusia dari Adam,yang kepadanya para malaikat bersujud,segera luruh,bagaikan jatuhnya Adam dari al-Jannah.Keindahan menjerit:"Mengapa? Setelah aku cemerlang,kini memburam?"Dia menjawab:"Salahmu adalah karena engkau hidupterlalu lama."Jibril menyeretnya, seraya berkata:"Pergilah dari al-Jannah ini,enyahlah engkau dari majelis indah ini."Ia bertanya:"Apa gerangan maksud dari direndahkansetelah aku sebelumnya dimuliakan?" [1]Jibril menjawab:"Dimuliakannya engkau adalah sebuahpemberian dari-Nya,sedangkan rendahnya engkau kini adalahpenghakiman-Nya atas nilai sebenarnya dirimu."Ia menjerit:"Wahai Jibril, bukankah telah bersujud engkau, [2]sebelumnya, dengan sepenuh dirimu,mengapa sekarang kau usir aku dari al-Jannah?""Jubahku tanggal, [3]ketika guncangan ini menimpaku,bagai daun kurma rontok di musim gugur."Wajah cerah berseri bak rembulan,jadi keriput bagaikan punggung kadal gurun,ketika…
Read More
Pagelaran Hal-hal yang Berlawanan

Pagelaran Hal-hal yang Berlawanan

Gambaran Nabi Ibrahim dalam api, Sumber: The Miniatures of the Zubdat Al- TawarikhMFA- The Miniatures of the Zubdat-al-Tawarikh (bilkent.edu.tr) Sudah menjadi Kehendak dan Keputusan Dia, sang Maha Pengampun, untuk memperkenalkan dan menyingkapkan Diri-Nya. Tetapi takkan sesuatu dikenali kecuali jika ada lawannya, dan Raja tak-Tertandingi itu tak terbandingkan. Maka diangkatnya seorang khalifah, seorang insan pemilik qalb, agar menjadi cermin yang menampikan kedaulatan-Nya. Lalu dilimpahkan padanya kemurnian tak-terhingga, dan dari kebalikannya ditampilkan lawannya, yang berasal dari kegelapan. Berkibar dua panji berlawanan, putih dan hitam: yang pertama Adam; dan lainnya Syaithan, sang penghalang jalan menuju kepada-Nya. [1] Diantara ke dua kubu ini, berlangsung…
Read More