Semuanya Beringsut dengan Enggan di Jalan Ini, kecuali…

Semuanya Beringsut dengan Enggan di Jalan Ini, kecuali…

Foto: Antón Jáuregui on Unsplash Sang Nabi saw, berkata,para ahli surga itu lemah dalam berdebat karena keagungan pencapaian mereka; Karena sempurnanya kehati-hatian mereka dan menganggap rendah diri sendiri, bukan karena lemah-akal, pengecut atau lemah-iman. Dengan memberikan keuntungan kepada lawan mereka,diam-diam mereka mendengar hikmah ayat "... dan kalau tidaklah terdapat disana para lelaki beriman ..." [1] Maka, tidak menyentuh kaum kafir yang tercela itu menjadi suatu tugas, demi membebaskan kaum beriman. Bacalah kisah perjanjian Hudaibiya: "... adalah Dia yang menahan tanganmu dari mereka..."; dari sabda itu pahamilah keseluruhan kisah. [2] Bahkan dalam kemenangan, sang Nabi saw, memandang dirinya sendiri dikendalikan oleh buhul-tali Keagungan Ilahiah. (Beliau saw, bersabda,) "Bukanlah aku tertawa…
Read More
Kebajikan Air

Kebajikan Air

Maribaya, 2012. Diturunkan air berbentuk hujandari langit penuh bintang,[1]agar ia membersihkan kotorandan ketidak-murnian. Pandang lah bagaimana air membasuh ketidak-sucian; dan bagaimana Allah Maha Tinggi memurnikan air itu sendiri dan ketidak-murniannya. Tak diragukan lagi, Allah Maha Tinggi itu paling Murni dan Suci. Ketika air memerangi ketidak-murnian dan menjadi kotor ––sedemikian rupa[2] sehingga tak bisa lagi ia membersihkan–– Allah Maha Penyayang membawanya ke Samudera Kebenaran: di sanaHakikat Air memurnikannya kembali.[3] Tahun berikutnya, dia akan datang kembali, memakai jubah yang bersih,[4]panjang menjuntai. Bertanya Bumi kepadanya, "Ke mana saja engkau pergi?" Dan dia menjawab, "Ke dalam Samudera Kebaikan yang manis. Kotor aku ketika bertolak dari tempat ini,…
Read More
Kuasa Pikiran

Kuasa Pikiran

Terminal 3, Soekarno-Hatta, akhir Pebruari 2024 Wahai pencari,pikiran memiliki kuasa atas dirimu:mendadak engkau sedih,mendadak engkau gembira.Engkau terbakar dalam api.Tapi Aku takkan mengeluarkanmu,sampai engkau matang,sampai engkau bijak,sampai Sang Pribadi Sejatimu tampil. Sumber:Rumi: Rubaiyat, F#1923.Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Jonathan StarBerdasarkan terjemahan literal oleh Shahram Shiva.Dari Rumi: In the Arms of the Beloved, hal 89
Read More

Bersetialah

Foto dari wallpapersden Wahai para penggenggam rahasia, bersetialah!Jangan lepaskan permainan yang meremukkan hati ini.Walau tampak seperti permainan, tapi apinya sangat nyata.Membinasakan hati para pencinta yang bertahan. Sumber:Rumi: Rubaiyat, F #1931Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Zara HoushmandDiterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi
Read More
Memandang kedalam Dirimu Sendiri

Memandang kedalam Dirimu Sendiri

Cukang Rahong, 2015 Ketika syaithan menengok ke sekitarnya,dan didapatinya ada orang baik,langsung dia merasa sakit,karena iri-dengki;Karena setiap yang terkutukdan tumpukan kayu bakarnya telah hangustak sudi melihat lilin orang lain dinyalakan.Perhatikan dan teruslahmemperbaiki kelemahan dirimu.Sehingga kebaikan orang laintak lagi menyakitimu.Mohonlah agar ditanggalkan-Nya iri-dengkimu,sehingga dialihkan-Nya engkaudari memandang keluar diri,kepada ketekunan didalam dirimu sendiri;semoga sedemikian rupa engkau terserap,sehingga perhatianmu tak lagi berpaling. Sumber:Rumi: Matsnavi IV 2678 - 2682Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh R. A. Nicholson.Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.
Read More

Hanya Harapan yang Diperbolehkan Mengetuk Pintu

seorang nelayan berjuang di senja pantai Ayah, 3 juni 2012 Di dalam hati mereka, para Nabi bertanya: “Sampai kapan kami terus menyeru dan menasehati si fulan dan si fulanah? Sampai kapan kami harus membentuk sepotong besi dingin? Sampai kapan kami harus terus membisiki werangka yang kosong ini?” Setiap gerakan makhluk berlangsung karena ketetapan dan penunjukan Ilahiah: tajamnya gigitan berlangsung karena panasnya rasa-lapar di perut. Jiwa Pertama mendorong dan jiwa ke dua merespon: berubahnya bau ikan dimulai dari kepala, bukan dari ekornya. Kenalilah ini, dan tetaplah melesat bagai anak-panah, karena Allah telah bersabda: “Sampaikanlah;” tidaklah mungkin menghindar dari melakukannya. Dan tidaklah…
Read More

Tinggalkanlah Kemarahanmu

Seorang lelaki menghampiri Isa ibn Maryam, dan bertanya, "Diantara semua yang tercipta, apa yang paling berat dipikul?" Beliau a.s menjawab, "yang paling berat adalah murka Allah; yang kepada hal itu: bukan saja kita, tapi bahkan neraka pun gemetar." "Dan apakah perlindungan kepada murka Allah itu?" Berkata Isa ibn Maryam, "tinggalkanlah segera kemarahanmu." Sumber: Rumi, Matsnavi IV: 113-115. Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.  
Read More