
Ketika syaithan menengok ke sekitarnya,
dan didapatinya ada orang baik,
langsung dia merasa sakit,
karena iri-dengki;
Karena setiap yang terkutuk
dan tumpukan kayu bakarnya telah hangus
tak sudi melihat lilin orang lain dinyalakan.
Perhatikan dan teruslah
memperbaiki kelemahan dirimu.
Sehingga kebaikan orang lain
tak lagi menyakitimu.
Mohonlah agar ditanggalkan-Nya iri-dengkimu,
sehingga dialihkan-Nya engkau
dari memandang keluar diri,
kepada ketekunan didalam dirimu sendiri;
semoga sedemikian rupa engkau terserap,
sehingga perhatianmu tak lagi berpaling.
Sumber:
Rumi: Matsnavi IV 2678 – 2682
Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh R. A. Nicholson.
Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.
[…] Memandang kedalam Dirimu Sendiri […]