Beranda – Salin

Bahasa yang Berbeda

Bumi dilihat dari Bulan Kami bicara dengan bahasa lain, bukan lisan yang ini.Ada rumah yang lain, bukan neraka atau surgamu.Jiwa merdeka dihidupi dari sumber yang lain.Batu mulia murni ditambang dari tempat yang berbeda. Sumber:Rumi: Rubaiyat, F#403Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Zara Housmand.Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More
Rembulan di Puing Hati

Rembulan di Puing Hati

  Kubertanya,        "Wahai rembulan nan cantik,         dimanakah rumahmu?" Dia menjawab,        "Pada puing-puing hati-mabuk-mu. Aku lah matahari         yang menyinari reruntuhanmu. Masih lama kau kan tinggal        di padang gurun gersang ini."   Sumber:Rumi: Rubaiyat #1584dari Kolliyaat-e Shams-e TabriziDisunting oleh Badiozzaman Forouzanfar Tehran, Amir Kabir, 1988. Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Zara HousmandTerjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi. Ilustrasi:Foto dari FP FB "Arte & Ciencia.
Read More

Diseru Namaku

Pohon zaytun tua, lebih dari 500-tahun umurnya, di Brindisi, Itali Bertahun kucoba kukenali diriku, dengan meniru orang lain.Dari dalam diriku sendiri, kutak tahu harus lakukan apa.Sampai, kudengar namaku diseru dari luar,walau tak kukenali siapa dia. Lalu jiwaku melangkah, keluar dari dalam diriku. Sumber:Rumi: Rubaiyat, F #77Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Zara HousmandDiterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More

Ikutilah

Matahari tenggelam di Pantai Garut Selatan, 2024 Ikutilah orang yang tak minta balasan.Yang tak ingin bertambah kaya, atau takut rugi.Yang sedikit pun tak berminat, bahkan untuk menjaga citranya: dia orang merdeka. Sumber:Rumi: Rubaiyat, F #116Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Zara HousmandDiterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More
Selalulah Dekat

Selalulah Dekat

foto oleh Marcus dal Coll dari Unsplash Jika menjauh dari naungan Sang Kekasih,menderita engkau tertimpa teriknya matahari.Bagaikan bayangan,selalulah dekat ke sisi Sang Kekasih.Sampai bercahaya engkau,bagai rembulan,lalu bagai matahari. Sumber:Rumi: Rubaiyat F #1674Penerjemah ke Bahasa Inggris: Zara HousmandPenerjemah ke Bahasa Indonesia: ngrumi.
Read More

Gusur Semua

Foto, Mungkid, Magelang, Januari, 2026 Gusur dari hatimu kerakusan, cemburu dan kebencian.Juga pikiran buruk dan kemarahan, singkirkan semua.Jangan tunda, berhentilah merugi.Lakukan semua itu, keberuntunganmu akan melejit. Sumber:Rumi: Rubaiyat, F #1459Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh  Zara HoushmandDiterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More

Keledaimu Tertidur

Foto, dari pixabay Sedemikian terserap kau pada kehidupan,yang tak berlangsung melainkan hanya sehari.Sehingga kau tak berkenan dengarpembicaraan tentang kematian.Kehidupan selalu ingin kembali ke rumahnya,dan rumahnya itu bernama kematian.Tetapi keledaimu jatuh tertidur di tengah jalan. Sumber:Rumi: Rubaiyat F #223Diterjemahkan ke Bahasa Inggris, Zara Housmand.Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More
Jalan yang Kau Cari

Jalan yang Kau Cari

Foto: Magelang, Januari, 2026 Jalan yang kau cari? Kau tengah duduk di tepinya.Kau cari rembulan, tapi terbutakan oleh sinarnya.Mengapa mencari keindahan, yang bagai wajah Yusuf?Jika kau menjadi Cinta Sejati: engkaulah Yusuf. Sumber:Rumi: Rubaiyat, F#1714Penerjemahan ke Bahasa Inggris oleh Zara Housmand.Penerjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.
Read More
Memandang kedalam Dirimu Sendiri

Memandang kedalam Dirimu Sendiri

Cukang Rahong, 2015 Ketika syaithan menengok ke sekitarnya,dan didapatinya ada orang baik,langsung dia merasa sakit,karena iri-dengki;Karena setiap yang terkutukdan tumpukan kayu bakarnya telah hangustak sudi melihat lilin orang lain dinyalakan.Perhatikan dan teruslahmemperbaiki kelemahan dirimu.Sehingga kebaikan orang laintak lagi menyakitimu.Mohonlah agar ditanggalkan-Nya iri-dengkimu,sehingga dialihkan-Nya engkaudari memandang keluar diri,kepada ketekunan didalam dirimu sendiri;semoga sedemikian rupa engkau terserap,sehingga perhatianmu tak lagi berpaling. Sumber:Rumi: Matsnavi IV 2678 - 2682Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh R. A. Nicholson.Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.
Read More

Sesuai Ciri Masing-masing

Kucing milik Sri, namanya Roro Dyah Gembili Nuh a.s, terus-menerus menyeru umatnya kepada Allahselama sembilan-ratus tahun;tetapi, hari demi hari,penolakan mereka semakin meningkat. Apakah pernah dia menarik kembali seruannya?Apakah lalu dia berpangku-tangan, menyepimasuk gua? (Dia a.s. seperti berkata:) “apakah sebuah karavantak melanjutkan perjalanan karena gonggongandan dengkingan anjing? Pada malam purnama-penuh,apakah raungan anjing dapat menundaperjalanan rembulan?” Rembulan memantulkan cahayanya;anjing menggonggong:setiap hal berlangsung sesuai denganciri khasnya masing-masing. Sumber: Rumi: Matsnavi V 10 -14.Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More