Kebakaran Besar di Masa Sayidina Umar ra

Kebakaran Besar di Masa Sayidina Umar ra

Gambar oleh LoggaWiggler dari Pixabay Sebuah kebakaran besar terjadi di masa kekhalifahan Sayidina Umar ra: kobarannya menelan bebatuan layaknya api menghancurkan kayu kering. Api menelan rumah dan bangunan, melonjak tinggi sampai mengancam burung-burung dan sarang mereka. Separuh kota tertelan api; air bagai gentar dan gagap menghadapinya. Mereka yang masih bisa berfikir terus menyiramkan air, bahkan cuka, untuk memadamkannya. Sungguhpun demikian, kobaran api malah meningkat, sampai datang bantuan dari yang Tunggal, yang tak-Terbatas. Orang-orang bergegas mendatangi Umar ra, sambil berkata, "api itu sama sekali tidak dapat dipadamkan dengan air." Beliau ra. menjawab, "api itu adalah salah satu tanda dari Allah: itu…
Read More
Tunaikanlah Maharnya

Tunaikanlah Maharnya

Gambar oleh Rothart dari Pixabay Karenanya, bersama siapapun engkau ingin bersanding, tunaikanlah maharnya: tenggelamkan dirimu sepenuhnya dalam kecintaanmu, seraplah bentuk dan ciri-cirinya. Jika yang engkau kehendaki adalah cahaya, siapkanlah dirimu untuk menerimanya. Jika engkau ingin berjarak dari Tuhan, pupuklah cinta diri-sendiri dan menjauhlah. Jika engkau ingin mencari jalan keluar dari penjara lapuk ini, [1] jangan palingkan wajahmu dari Sang Kekasih, sujud dan mendekatlah. [2] Catatan: [1] Jika ingin jiwa bebas dari penjara jasmani. [2] QS [96]: 19 . Sumber: Rumi: Matsnavi, I: 3605 - 3607.Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.Pertama kali diunggah di:http://ngrumi.blogspot.com/2009/10/tunaikanlah-maharnya.htmlpada 23 Oktober…
Read More
Periksalah dengan Teliti

Periksalah dengan Teliti

  Mengenai lelangit yang sedemikian indah dan agung,Tuhan bersabda: "... maka pandanglah berulang-kali...".   Tentang atap cahaya itu,janganlah puas hanya dengan sekali pandang,periksalah dengan teliti,  "... adakah cacatnya?"   Karena Dia telah memerintahkanmuagar memeriksa dengan teliti atap yang sempurna itu--bagaikan kau mencari kesalahan orang lain--   maka akan kau sadari,betapa banyak pemeriksaan dan penyelidikanyang diperlukan oleh bumi yang gelap,agar memenuhi syarat.       Catatan: "... maka lihatlah berulang-kali, adakah kau lihat sesuatu yang cacat? " (QS al-Mulk [67]: 3).   Para pemuka ilmu hikmah menyatakan bahwa, "alam itu bagaikan insan yang besar,sementara insan itu bagaikan alam yang kecil."   "Memeriksa bumi…
Read More
Bagai Seorang Penyelam

Bagai Seorang Penyelam

  seorang nelayan berenang ke tepian, di pantai Cisolok, Palabuhan Ratu, Jawab Barat, Jan 2015 Ragamu ada disini bersama orang-orang lain tapi qalb-mu mengembara ke padang-padang perburuan. Engkau menjelajah bersama para pemburu walau sesungguhnya dirimu: jiwamu itu lah, yang mereka buru. Bagai sebatang seruling bambu, ragamu adalah sebuah selubung; dari dalam sana terdengar suaramu yang berdesir gelisah. Semestinya kau itu bagai seorang penyelam: ragamu bagai pakaian; yang kadang dilepaskan dan ditinggal di tepi pantai. Pada laut itu terdapat banyak jalur bagai nadi pada tubuhmu, ada yang berwarna terang ada pula yang gelap. Qalb menerima cahanya dari nadi yang terang. Bahkan…
Read More
Do’a Berwujud Penghambaan

Do’a Berwujud Penghambaan

Foto oleh Dimitris Vetsikas dari Pixabay Tanggalkan permohonan yang kering dan hampa makna Tegaknya sebatang pohon, mestilah karena bibit telah disebar. Tapi bahkan jika tak kau miliki benih, karena hampanya do'amu, Tuhan akan anugerahi engkau sebatang pohon kurma, seraya bersabda, "Alangkah baiknya penghambaannya!" Lihatlah Maryam putri Imran: kerinduannya sampai ke dasar hati, tapi tak dimilikinya bibit: maka Sang Maha Indah membuat pokok kurma kering menghijau baginya.  [1] Karena wanita mulia itu setia pada-Nya, Tuhan berikan seratus kebaikan-Nya tanpa suatu hasrat berdesir di hatinya. Sumber:Rumi: Matsnavi  V: 1188 - 1191Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Camilledan Kabir Helminski.Berdasarkan terjemahan dari Bahasa Persiaoleh Yahya…
Read More
Jika tanpa Engkau

Jika tanpa Engkau

Pantai Madasari, Juli 2023 Hidup tanpa Engkauadalah sebuah pelanggaran.Tanpa Engkau,kehidupan macam apa kujalani?Wahai Cahaya hidupku,setiap kehidupan yang berlalu,Tanpa Engkau, berarti kematian;Itulah makna hidup bagiku. Sumber:Rumi: Rubaiyat, F#1397Penerjemah ke Bahasa Inggris oleh Zara HoushmandPenerjemah ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More
Matilah Sebelum Engkau Mati

Matilah Sebelum Engkau Mati

https://wallpaperaccess.com/sufi [Mengenai sabda Rasulullah saw, ‘Matilah sebelumengkau mati:’ “Wahai sahabat, matilah sebelumengkau mati, jika yang paling engkau kehendakiadalah hidup; karena dengan mati seperti itu Idris a.s.menjadi seorang penghuni al-Jannah terlebih dahuludaripada kita semua."] Engkau telah banyak menderita, tetapi engkau masih tetap terhijab, karena kematian itu suatu pokok yang mendasar, dan engkau belum mencapainya. Deritamu takkan berakhir sampai engkau mati: engkau tidak dapat menjangkau atap tanpa menyelesaikan tangga panjatan. Walau hanya tersisa dua buah, dari seratus anak-tangga, sang pemanjat yang telah keras berjuang, tetap saja terhalang dari menjejakkan kaki di atas atap. Walau tambang hanya kurang satu dari seratus depa, bagaimanakah caranya air-sumur masuk ke dalam timba.…
Read More
Tanggalkan Jubah Takabur

Tanggalkan Jubah Takabur

Gerimis di Pantai Madasari, Juli, 2023 Tanggalkan takabur dari tubuhmu:tiada yang pantas dipakai seorang pencarikecuali pakaian rendah-hati.Ilmu umum bisa didapat dari menghafal,untuk ketrampilan, tangan bisa dilatih.Jika engkau idamkan kefakiran spiritual,engkau harus berguru: bukanlah itu soalketrampilam lidah atau tanganmu.Jiwa belajar rendah-hatidari jiwa yang lain;bukan dari buku atau ucapan.Rahasia-rahasia kefakiran spiritualmemang tersimpan dalam qalb sang pencari;tapi pengetahuan akan rahasia-rahasia itubelum lagi dimilikinya.Hal itu masih harus menunggu,sampai dadanya lapang dan terisi Cahaya:Allah bersabda, "Bukankah Kamiyang melapangkan dadamu?"; [1]Karena jika Kami menaruh Cahaya di situ,tentu Kami pula yang telah lapangkan dadanya.Ketika engkau telah menjadi pancuran-susu,tak perlu engkau memerah sumber-susu lain.Pancuran-susu abadi ada dalam dirimu,mengapa…
Read More