Menuju ke Pertemuan 2 Lautan

foto oleh mikhail nilov dari pexels "Rahasia pencarian Musa atas Khiḍr — meskipun sempurna dia dalam kenabian dan kedekatannya kepada Allah."Seperti penderita busung yang takkan pernah kenyang oleh air — demi Allah, janganlah kau berhenti dimana pun yang telah kaucapai dalam perjalanan ruhaniahmuHadirat Ilahiah ini adalah hamparan tanpa batas.Tinggalkanlah tempat terhormat yang telah kau raih —sebab Jalan itu sendiri adalah kehormatanmu.Belajarlah dari Kalīmullāh, wahai pencari —simaklah apa yang diucapkan sang Kalīm dalam api kerinduannya:"Dengan kedudukan dan kenabian setinggi yang kupunya —aku tetaplah seorang pencari Khiḍr, tanpa memandang kedudukanku."Kaumnya berkata kepadanya:"Engkau telah meninggalkan kaummu —engkau mengembara dalam kegelisahandemi mencari seorang yang terpilih itu.""Engkau adalah…
Read More
Bagai Seorang Penyelam

Bagai Seorang Penyelam

  seorang nelayan berenang ke tepian, di pantai Cisolok, Palabuhan Ratu, Jawab Barat, Jan 2015 Ragamu ada disini bersama orang-orang lain tapi qalb-mu mengembara ke padang-padang perburuan. Engkau menjelajah bersama para pemburu walau sesungguhnya dirimu: jiwamu itu lah, yang mereka buru. Bagai sebatang seruling bambu, ragamu adalah sebuah selubung; dari dalam sana terdengar suaramu yang berdesir gelisah. Semestinya kau itu bagai seorang penyelam: ragamu bagai pakaian; yang kadang dilepaskan dan ditinggal di tepi pantai. Pada laut itu terdapat banyak jalur bagai nadi pada tubuhmu, ada yang berwarna terang ada pula yang gelap. Qalb menerima cahanya dari nadi yang terang. Bahkan…
Read More