ngrumi

hs.id.tag

Selalulah Dekat

Selalulah Dekat

foto oleh Marcus dal Coll dari Unsplash Jika menjauh dari naungan Sang Kekasih,menderita engkau tertimpa teriknya matahari.Bagaikan bayangan,selalulah dekat ke sisi Sang Kekasih.Sampai bercahaya engkau,bagai rembulan,lalu bagai matahari. Sumber:Rumi: Rubaiyat F #1674Penerjemah ke Bahasa Inggris: Zara HousmandPenerjemah ke Bahasa Indonesia: ngrumi.
Read More

Gusur Semua

Foto, Mungkid, Magelang, Januari, 2026 Gusur dari hatimu kerakusan, cemburu dan kebencian.Juga pikiran buruk dan kemarahan, singkirkan semua.Jangan tunda, berhentilah merugi.Lakukan semua itu, keberuntunganmu akan melejit. Sumber:Rumi: Rubaiyat, F #1459Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh  Zara HoushmandDiterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More

Keledaimu Tertidur

Foto, dari pixabay Sedemikian terserap kau pada kehidupan,yang tak berlangsung melainkan hanya sehari.Sehingga kau tak berkenan dengarpembicaraan tentang kematian.Kehidupan selalu ingin kembali ke rumahnya,dan rumahnya itu bernama kematian.Tetapi keledaimu jatuh tertidur di tengah jalan. Sumber:Rumi: Rubaiyat F #223Diterjemahkan ke Bahasa Inggris, Zara Housmand.Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More
Jalan yang Kau Cari

Jalan yang Kau Cari

Foto: Magelang, Januari, 2026 Jalan yang kau cari? Kau tengah duduk di tepinya.Kau cari rembulan, tapi terbutakan oleh sinarnya.Mengapa mencari keindahan, yang bagai wajah Yusuf?Jika kau menjadi Cinta Sejati: engkaulah Yusuf. Sumber:Rumi: Rubaiyat, F#1714Penerjemahan ke Bahasa Inggris oleh Zara Housmand.Penerjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.
Read More

Sesuai Ciri Masing-masing

Kucing milik Sri, namanya Roro Dyah Gembili Nuh a.s, terus-menerus menyeru umatnya kepada Allahselama sembilan-ratus tahun;tetapi, hari demi hari,penolakan mereka semakin meningkat. Apakah pernah dia menarik kembali seruannya?Apakah lalu dia berpangku-tangan, menyepimasuk gua? (Dia a.s. seperti berkata:) “apakah sebuah karavantak melanjutkan perjalanan karena gonggongandan dengkingan anjing? Pada malam purnama-penuh,apakah raungan anjing dapat menundaperjalanan rembulan?” Rembulan memantulkan cahayanya;anjing menggonggong:setiap hal berlangsung sesuai denganciri khasnya masing-masing. Sumber: Rumi: Matsnavi V 10 -14.Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.
Read More

Hanya Harapan yang Diperbolehkan Mengetuk Pintu

seorang nelayan berjuang di senja pantai Ayah, 3 juni 2012 Di dalam hati mereka, para Nabi bertanya: “Sampai kapan kami terus menyeru dan menasehati si fulan dan si fulanah? Sampai kapan kami harus membentuk sepotong besi dingin? Sampai kapan kami harus terus membisiki werangka yang kosong ini?” Setiap gerakan makhluk berlangsung karena ketetapan dan penunjukan Ilahiah: tajamnya gigitan berlangsung karena panasnya rasa-lapar di perut. Jiwa Pertama mendorong dan jiwa ke dua merespon: berubahnya bau ikan dimulai dari kepala, bukan dari ekornya. Kenalilah ini, dan tetaplah melesat bagai anak-panah, karena Allah telah bersabda: “Sampaikanlah;” tidaklah mungkin menghindar dari melakukannya. Dan tidaklah…
Read More

Tinggalkanlah Kemarahanmu

Seorang lelaki menghampiri Isa ibn Maryam, dan bertanya, "Diantara semua yang tercipta, apa yang paling berat dipikul?" Beliau a.s menjawab, "yang paling berat adalah murka Allah; yang kepada hal itu: bukan saja kita, tapi bahkan neraka pun gemetar." "Dan apakah perlindungan kepada murka Allah itu?" Berkata Isa ibn Maryam, "tinggalkanlah segera kemarahanmu." Sumber: Rumi, Matsnavi IV: 113-115. Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.  
Read More
Matilah Sebelum Engkau Mati

Matilah Sebelum Engkau Mati

https://wallpaperaccess.com/sufi [Mengenai sabda Rasulullah saw, ‘Matilah sebelumengkau mati:’ “Wahai sahabat, matilah sebelumengkau mati, jika yang paling engkau kehendakiadalah hidup; karena dengan mati seperti itu Idris a.s.menjadi seorang penghuni al-Jannah terlebih dahuludaripada kita semua."] Engkau telah banyak menderita, tetapi engkau masih tetap terhijab, karena kematian itu suatu pokok yang mendasar, dan engkau belum mencapainya. Deritamu takkan berakhir sampai engkau mati: engkau tidak dapat menjangkau atap tanpa menyelesaikan tangga panjatan. Walau hanya tersisa dua buah, dari seratus anak-tangga, sang pemanjat yang telah keras berjuang, tetap saja terhalang dari menjejakkan kaki di atas atap. Walau tambang hanya kurang satu dari seratus depa, bagaimanakah caranya air-sumur masuk ke dalam timba.…
Read More
Perhatikanlah

Perhatikanlah

djonk-creative-3s1PFrCy488-unsplash Perhatikanlah, bagaimana setiap bagian alam berlalu, dan bagaimana setiap orang tiba melalui suatu perjalanan. [1] Perhatikanlah, bagaimana setiap orang, dalam hasrat akan nafkah hariannya, tunduk menghormat kepada penguasanya. Perhatikanlah, bagaimana setiap orang, jatuh bersujud di kaki matahari, bagaikan redupnya bintang-bintang, tunduk pada terangnya sang surya. Perhatikanlah, bagaimana setiap orang bergegas, bagaikan arus mencari air, berlomba-lomba mengalir menuju laut. Perhatikanlah, bagaimana sebuah jamuan kehormatan, disiapkan dari dapur Sang Raja, untuk setiap orang, sesuai dengan kebutuhannya. [2] Perhatikanlah, bagaimana kecilnya lautan alam-dunia, bagi para pencari sejati, sehingga termuat di cangkir mereka. [3] Perhatikanlah, mereka yang nafkah hariannya wajah Sang Raja, tersenyum…
Read More

Bersama Kami: Ajakan Para Awliyya

Walaupun engkau bukan seorang pencari, ikutilah kami, ikutlah mencari bersama kami. [1] Walaupun engkau tak tahu bagaimana caranya menari dan bernyanyi, tirulah kami, bersama kami engkau akan menari dan menyanyi. [2] Bahkan seandainya engkau adalah Qarun, yang paling terkenal diantara hartawan, ketika engkau jatuh cinta, engkau akan menjadi seorang fakir. [3] Walaupun engkau seorang sultan, engkau akan menjadi seorang hamba, seperti kami. Satu lilin pada pertemuan ini, lebih bernilai daripada seratus lilin lain, cahayanya lebih terang. Apakah engkau masih hidup atau sudah mati, engkau akan kembali hidup, bersama kami. [4] Lepaskanlah rantai dari kakimu, melangkahlah ke taman mawar, mulailah tersenyum…
Read More