
Laut takkan membiarkan penghuninya mentas,
tak pula membiarkan penghuni daratan
masuk ke dalamnya.
Air adalah rumah bagi ikan,
binatang berbobot menapaki muka bumi:
Tak ada siasat atau kiat bisa mengubah
pengaturan ini.
Ketetapan Ilahiah mengunci begitu kuatnya,
dan satu-satunya pembuka adalah Rabb:
Melekatlah kepada penyerahan-diri dan ketundukan
terhadap kehendak Rabb.
Walaupun anak-kunci dibentuk dengan benar,
atom demi atomnya, tiada kunci yang bisa dibuka
kecuali oleh Rahmat Ilahiah.
Ketika kau lupakan akal-akalanmu sendiri,
kebahagian akan datang padamu
dari terpandunya engkau.
Ketika engkau lupakan dirimu sendiri,
engkau akan diingat oleh-Nya.
Ketika engkau telah menjadi budak-Nya,
barulah engkau merdeka.
Sumber:
Rumi: Matsnavi III 3071 – 3076.
Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.
[…] Hanya Budak-Nya yang Merdeka […]
salam.
terjemahan dari warisan orang suci zaman dulu.
bacaan yang perlu perenungan.
wa alaikumsalam wr wb.
terimakasih.
semoga bermanfaat.