Tanpa Cinta

Tanpa Cinta

Foto, makam lama Bunda Khadijah, di Jannatul-Ma'la Tanpa Cintasemua pengabdian terasa bagai beban,semua kegiatan hanya rutinitas,semua bunyi terdengar sumbang.Hujan yang tercurah dari langitboleh jadi, semuanya jatuh di laut;Tanpa Cinta,tak satu butirpun tumbuh menjadi mutiara. Catatan:“Aku adalah Khazanah Tersembunyi. Aku Cinta (hubb) untuk dikenal.Maka Ku-ciptakan makhluk agar Aku dikenali”(begitu kurang lebih artikulasi agak bebas dari sebuah Hadits Qudsi). Landasan dari penciptaan adalah “Cinta.” Hanya dengan anugerah Cinta dari Sang Kekasih, makhluk dapat mencintai-Nya.Tanpa mencintai-Nya tak ada pengenalan. Tanpa pengenalan tak ada pengabdian.Tak ada sikap "rahmaniah" kepada sesama makhluk. Peran sentral Rasulullah saw:“Jika engkau mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai dan…
Read More
Menghadapkan Wajah kepada Sang Kekasih

Menghadapkan Wajah kepada Sang Kekasih

Semua orang sibuk di dunia ini.Ada yang sibuk dengan cintanya pada para wanita, ada yang asyik dengan hartanya, mencari uang, atau belajar--dan semuanya percaya bahwa kemaslahatan dan kebahagiaannya bergantung pada apa yang dicarinya. Dan itu semua juga merupakan rahmat Allah.Ketika seorang manusia mencari sesuatu yang dikira dibutuhkannya, lalu tak ditemukannya, dia akan membelakangi hal itu. Setelah jeda mencari sejenak dia akan berkata: “Kebahagiaan dan rahmat mesti dicari. Mungkin aku masih kurang keras berupaya. Kalau begitu, akan kuusahakan terus.”Ketika dia terus mencari, dan yang dicarinya itu masih juga belum ditemukannya, dia terus berupaya, sampai rahmat itu tersingkap mewujud kepadanya. Barulah disadarinya,…
Read More
Musuhku Diriku Sendiri

Musuhku Diriku Sendiri

difoto Harnaka Harno, di GeoPark Ciletuh, Februari, 2016 Bukanlah aku, seperti seekor singa perkasa,mampu tundukkan musuh-musuhku.Jika kudapattundukkan diriku sendiri,cukuplah itu bagiku.Sungguhpun aku,serendah-hitam tanah,karena yang kurawatadalah sebutir bibitbernama Cinta,kan kutumbuh-kembangkanbunga lily putih di padang rumput.Ketika aku dalam gelap gulitamerintihkan perpisahan,selalu kuyakinaku akan menembus,menebarkan cahaya,di tengah gelapnya malam.Ada api bernyala dalam diriku,walau ragaku pucat dan lusuh.Karena aku akan membubung naik,bagai asap,keluar menembus penjaraku.Aku seorang anak kecil,guruku adalah Cinta,tentu guruku takkan biarkankutumbuh jadi seorang bodoh. Sumber:Rumi: Divan-i Syamsi Tabriz, ghazal 1523.Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nader Khalili,dalam Rumi: Fountain of Fire,Burning Gate Press, 1994. 
Read More
Cinta yang Menghidupkan

Cinta yang Menghidupkan

Rammang-rammang, Juli 2018 Cinta pada yang mati takkan abadi,karena yang mati takkan kembali.Tetapi cinta pada yang hidupdi setiap saatnya lebih segar, daripada sekuntum bunga:baik bagi mata batiniahmaupun mata lahiriah.Pilihlah cinta dari Yang Maha Hidup,yang Abadi, yang memberimu khamr: [1]yang meningkatkan kehidupanmu.Pilihlah cinta dari-Nya;dari cinta-Nyalah, semua nabi memperoleh kekuatan dan kemenangan.Jangan kau katakan,"Sang Raja tak mampu kita jangkau."Berurusan dengan yang Maha Pemurahsama sekali tidak sulit. Catatan:[1] Maksudnya, "anggur ruhaniah," pengetahuan ruhaniah yang menghidupkan qalb seorang pencari, dan membuat inderanya ragawinya fana' lalu membuat indera qalb-nya hidup. Sumber:Rumi: Matsnavi I:  217 - 221Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.Pertama kali…
Read More
Sebuah Damba

Sebuah Damba

Pada sebuah malam yang sejuk dan berangin di atas Masjid Nabawi,Februari, 2024 Telah beratus kali aku mati,wahai Kekasih;keharuman-Mu membuatkuselalu bangkit kembali.Telah beratus kali aku kehilangan jiwa,tapi suara-Mu selalu mengembalikanya.Perjanjian diantara kitadi saat yang mendebarkan itu:Kau tetap bersetia,sementara telah beratus kali aku ingkar,tertipu aku oleh hasratku sendiri,ingin meraih-Mu semauku.Bilakah kudapat memandang-Mu kembali,seraya mempersembahan hatikubagi cinta-Mu?Engkau bagai matahari,menyala di hati para Insan Sejati;membuata hatiku berpendar,bagaikan rembulan,berputar berkeliling di langit nan biru. Sumber:Rumi: Divan-i Syamsi Tabriz, no 1689.Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh RAJ Nicholson.Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.
Read More
Terbanglah Wahai Jiwa

Terbanglah Wahai Jiwa

Foto oleh rejaul karim dari unsplash. Mengapakah jiwa tak terbang mengangkasa, ketika dari Hadirat yang Agung, sebuah ajakan nan ramah: 'Naiklah!' tertuju padanya? Mengapa seekor ikan tak melompat dengan gesit, dari tanah yang kerontang ke dalam air, ketika sampai ke telinganya, suara debur ombak dari lautan yang dingin ?Mengapakah seekor elang tak melesat dari sarangnya, menuju lengan Sang Raja; ketika didengarnya suara genderang, memberi perintah, 'kembalilah' ?Mengapakah tak setiap pejalan menari, bagaikan pendaran zarah, di hadapan Matahari Keabadian; yang menyelamatkannya dari kelapukan?Di hadapan yang Maha Agung dan Maha Indah, yang Maha Cantik, Sang Penganugerah kehidupan. Sungguh kejahilan dan kemalangan, jika…
Read More

Pintu-pintu Menuju Taman-Mu

di Masjid Kudus, Mei 2025 Wahai Kekasih,manakah yang lebih mempesona,Wajah-Mu atau al-Jannah-Mu ini,yang begini luas.Bercahayalah, wahai rembulanku,Engkaulah inspirasi,bagi semua yang menatap langit malam.Yang asam akan berubah jadi manis.Prasangka diganti dengan Kebenaran.Gerumbul duri diubah jadi mekar bunga.Seratus tubuh akan bangkit hidup kembali,dengan satu hembusan-Mu.Kau taruh pintu demi pintu di langitKau taruh harapan dalam hati insan.Kau cekam setiap kecerdasan,Kau buat kedua alam terpesona pada-Mu.Wahai Kekasih,pipimu memerah,bagai mawar.Wahai Kekasih,Engkaulah pujaan alam ini,dan alam berikutnya,dan alam-alam berikutnya.Kelopak-kelopak jagung,berupaya keras,mencoba meniru satu warna-Mu.Semua jenis kebenaranlebur jadi satudi bawah injakan kaki-Mu.Seluruh nada lagukurindu menggemakan merdunya suara-Mu.Tanpa Engkau,pasar dan perniagaan sepi.Taman dan kebun longsortersapu air bah.Kau ajari…
Read More

Orang yang tak Ditawan oleh Cinta-Nya

Kubah Hijau, fajar 4 Maret 2024 Orang yang tak ditawan oleh Cinta-Nyabagaikan seekor burung tanpa sayap.Apa nilai pemahamannya akan dunia,tanpa mengenal Sang Maha Ilmu?Terikat akan cinta pada dirinya sendiri,dia dengan mudah tersesat;kemudian gentar menapaki jalan pencarian.Sang Kekasih adalah penjaga gerbang,hanya Dia yang dapat membukanya.Mereka yang tak mampu melewatinya, takkan pernah paham akan hakikat diri. Saat fajar tiba,mereka tetap tertidur.Sementara di langit insan sejati, matahari selalu bersinar. Sumber:Rumi: Divan-i Syamsi Tabriz, no 721. Terjemahan ke Bahasa Inggris olehMaryam Mafi dan Azima Melita Kolin. Tercantum dalam bukuRumi’s Little Book of Life:The Garden of Soul, the Heart and the Spirit,Hampton Road Publishing, Inc, 2012
Read More

Mi’raj kedalam Perut Paus

Ketika Sang Kekasih menjadi sahabat, tempat manapun menjadi bagaikan di langit; dan bukan terbenam ke bumi. Sang Nabi saw, berkata, "Jangan menyangka mi'raj-ku lebih unggul daripada apa yang terjadi pada Yunus; aku diangkat ke langit; dia ditenggelamkan ke dalam perut paus;" kedekatan pada al-Haqq itu di luar perhitungan. Kedekatan itu bukan soal naik atau turun: kedekatan pada al-Haqq itu artinya kemerdekaan dari penjara keberadaan. Tiada tempat bagi gerak ke atas atau ke bawah dalam ketiadaan. Ketiadaan tak mengenal nanti, jauh, atau terlambat. Sumber ilmu dan khazanah al-Haqq berada di ketiadaan. Karena keberadaan ini saja telah menipumu, bagaimana mungkin kau pahami…
Read More
Mencintai Pasangan

Mencintai Pasangan

Masjid Agung Jawa Tengah, Januari 2024 Sebenarnya, tidak ada pencinta yang mencari penyatuan, tanpa yang-dicintainya mencarinya. Sementara cinta dari sang pencinta membuatnya sekurus tali-busur, maka cinta dari yang dicintai membuatnya indah dan segar. Ketika kilat cinta bagi yang-tercinta menyambar ke hati yang ini, ketahuilah, ada cinta dalam hati yang itu. Ketika cinta kepada Tuhan telah nyaring berbunyi di hatimu, tak pelak lagi, Tuhan telah mencintaimu. Tiada suara tepukan bisa terdengar hanya dari sebelah tangan. Ketika orang yang haus mengeluh: Wahai air yang lezat... Air pun mengeluh, seraya bertanya: Dimanakah sang peminum air? Kehausan di dalam jiwa-jiwa kita adalah ketertarikan yang…
Read More