Sulaiman

Bersandarlah kepada Rencana-Nya

Wahai sahabat yang berpagi-pagi bangkit,siapakah yang ketika menanti fajar, [1]bertemu kami sedang menari berputarbagaikan atom?Siapakah yang beruntung:yang ketika mencari air ke bibir sungai,malah mendapati bayangan Sang Rembulandi permukaannya? [2]Apakah ada yang bagaikan Ya’qub:ketika rindu harumnya Yusuf,mencium baju gamisnya; [3]malahan menemukan cahaya matanya itu.Atau bagaikan seorang Arab Badui yang haus,menurunkan timba ke dalam sumur,lalu ketika diangkatnya, mendapatkan sosokyang sedemikian indahnya. [4]Atau seperti Musa, ketika melihat api,lalu menembus semak-belukaruntuk mendapatkan manfaat api itu,tiba-tiba menemukan ratusan fajardan matahari terbit. [5]Isa masuk kedalam rumahuntuk menghindari kejaran musuh;tiba-tiba dari rumah itu didapatinyasebuah lorong menuju ke langit. [6]Atau seperti Sulaimanyang membelah seekor ikan,dan dalam perut ikan…
Read More

Untuk Dicicipi

Sleeps like a baby, Parabon-BDG 2 Okt 2010 Wahai pencari,jangan bersedih jika Yang Tercinta mengusirmu;jika hari ini engkau diusir, itu hanya agar esok Dia memanggilmu.Jika dia menutup pintu untukmu,jangan pergi, bersabarlah sebentar;karena sabarmu itu akan ditaruh-Nya engkaupada tempat terhormat,di sisi-Nya. Jika Dia menutup bagimu semua jalan dan lintasan,janganlah berputus-asa,akan diperlihatkan-Nya untukmu suatu jalan rahasia,yang tak diketahui orang lain.Perhatikanlah tukang jagal,yang memotong kepala domba dengan pisaunya,tidaklah lalu dia meninggalkan sembelihannya.Ketika tiada lagi nafas pada domba yang disembelih,keahlian selanjutnya dari sang penjagalbagaikan nafas baru, yang menghidupkan kembalibinatang itu.Bayangkan, kehidupan seperti apayang diberikan hembusan-Nya.Itu tadi hanya suatu perbandingan:kemurahan-Nya takkan membunuh satu orangpun,sebaliknya, itu…
Read More
Berpuasa: Menanti Perjamuan-Nya

Berpuasa: Menanti Perjamuan-Nya

kawan duduk di Masjid Nabawi, Februari, 2024 Ada yang terasa manis tersembunyi di balik laparnya lambung. Insan itu tak ubahnya sebatang seruling. Ketika penuh isi lambung seruling, tak ada desah: rendah atau tinggi yang dihembuskannya. Jika lambung dan kepalamu terasa terbakar karena berpuasa, apinya akan menghembuskan rintihan dari dadamu. Melalui api itu akan terbakar seribu hijab dalam sekejap, kau akan melesat naik seribu derajat dalam Jalan dan cita-citamu. Jagalah agar lambungmu kosong. Merintih lah bagai sebatang seruling dan sampaikan keperluanmu kepada Rabb. Jagalah agar lambungmu kosong hingga dapat kau lantunkan bermacam rahasia layaknya sebatang seruling. Jika lambungmu selalu penuh Setan…
Read More