13
Jan
Foto oleh Tijs van Leur di Unsplash Disebutnya nama Musa, telah menjadi sebuah rantai yang membelenggu pikiran para pembacaku, mereka pikir ini adalah cerita-cerita yang hanya terjadi dahulu kala. Disebutkannya Musa hanya berfungsi sebagai topeng, tetapi cahaya Musa adalah persoalan mutakhir, wahai sahabatku. Musa dan Fir’aun itu di dalam dirimu: engkau mesti mencari pihak-pihak yang berlawanan ini di dalam dirimu-sendiri. Pembangkitan Musa akan terus berlangsung sampai Hari Kebangkitan: Cahaya itu tidak berbeda, walaupun lampunya berlain-lainan. Lampu dari tanah ini berbeda dengan sumbu itu, tetapi cahaya mereka tidak berbeda: ia dari Alam Sana. Jika engkau terus memandang kaca lampu, engkau akan…