Dikembalikan ke Serendah-rendah Keadaan

Saat mengenang seorang sahabat di Cikutra

Catatan:
[1]  Ini merupakan penggalan ujaran Maulana Rumi tentang
QS at-Tin [95]: 4 – 5:
 “Sungguh Kami telah menciptakan insan dalam 
sebaik-baik bentuk.Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang 
serendah-rendahnya;” 
dan QS al Hajj [22]: 5, 
“… dan diantara kamu ada yang dipanjangkan umurnya sampai pikun 
sehingga tidak mengetahui sesuatupun dari apa-apa yang semula diketahuinya…”

[2]  “… maka sujudlah mereka …” 
(QS al Baqarah [2]: 34).

[3]  Jubah ketakwaan, “… pakaian takwa …” 
(QS al A’Raaf [7]: 26)
yang seyogyanya membungkus jiwa (nafs).

“… ia menanggalkan dari keduanya pakaian mereka…”
(QS al A’Raaf [7]: 27) merekam dampak dari godaan iblis 
atas sepasang nenek-moyang kita.

[4]  Seorang pahlawan Kerajaan Persia.

[5]  “Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia mengujimu
siapa diantaramu yang lebih baik amalnya. 

Dan Dia al-‘Aziiz, al-Ghafuur.” 
(QS al Mulk [67]: 2).

Sumber:
Rumi: Matsnavi V  961 – 980
Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh R.A. Nicholson.
Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.

By hersoe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *