Terbanglah Wahai Jiwa

Terbanglah Wahai Jiwa

Foto oleh rejaul karim dari unsplash. Mengapakah jiwa tak terbang mengangkasa, ketika dari Hadirat yang Agung, sebuah ajakan nan ramah: 'Naiklah!' tertuju padanya? Mengapa seekor ikan tak melompat dengan gesit, dari tanah yang kerontang ke dalam air, ketika sampai ke telinganya, suara debur ombak dari lautan yang dingin ?Mengapakah seekor elang tak melesat dari sarangnya, menuju lengan Sang Raja; ketika didengarnya suara genderang, memberi perintah, 'kembalilah' ?Mengapakah tak setiap pejalan menari, bagaikan pendaran zarah, di hadapan Matahari Keabadian; yang menyelamatkannya dari kelapukan?Di hadapan yang Maha Agung dan Maha Indah, yang Maha Cantik, Sang Penganugerah kehidupan. Sungguh kejahilan dan kemalangan, jika…
Read More

Dalam Dekapan Sang Kekasih

Mandalasari, Agustus 2012 Akhirnya,berangkat engkau,bertolak ke alam tak-kasat mata.Sungguh mengagumkan,caramu tinggalkan alam-dunia.Kau kibaskan sayap dan bulumu,kau lepaskan diri dari sangkarmu.Mengangkasa engkau ke langit,kau capai alam jiwa.Pernah engkau bagai elang ningrat,dikurung seorang wanita tua. [1]Lalu kau dengar genderang penyeru, [2]dan melesatlah engkaulintasi ruang dan waktu.Sebagai burung yang merindu,pernah kau terbang bersama para burung hantu. [3]Ketika harum semerbak berhembusdari taman mawar,segera engkau bertolak,menjemput Sang Mawar.Anggur dari alam fana ini, [4]terkadang membuat pening kepalamu.Akhirnya, kau masuki Kedai Keabadian.Bagaikan sebatang panah [5]melesat engkau dari busur,tepat menghunjam ke inti kebahagiaan.Alam bayangan inimemberimu bermacam isyarat palsu.Tapi telah berpaling engkau dari maya,dan melangkah ke hadirat kesejatian.Kini, engkaulah…
Read More
Yang Terluput Darimu

Yang Terluput Darimu

Apa-apa yang terluput darimu, karena suatu penetapan Ilahiah; ketahuilah, itu melepaskan dirimu dari kesulitan. Ketika orang bertanya, "Apa itu Sufisme?" Sang Syaikh menjawab, "Rasa bahagia dalam Qalb ketika kesedihan datang." Anggaplah cobaan yang datang dari-Nya sebagai elang yang membawa sepatu dari sang Nabi, yang akan menyelamatkan dari gigitan ular. Berbahagialah mereka yang hikmahnya tak berdebu atau berkarat. Rabb berfirman, "... jangan berduka-cita atas apa-apa yang terluput darimu...;" [1] bahkan jika serigala datang dan memangsa domba-dombamu. Karena guncangan yang dikirim-Nya mencegah datangnya guncangan yang lebih dahsyat; dan kehilanganmu itu mencegah kehilangan yang lebih besar. Catatan:[1] QS al-Hadid [57]: 23 Sumber: Rumi: Matsnavi III: 3260…
Read More
Kisah Elang Sang Raja

Kisah Elang Sang Raja

Elang Ular Bido yang masjh muda, hs, Tanjung Sari, April; 2010 Alkisah, terbanglah seekor elang, meninggalkan istana Raja, sampai dia tersesat ke rumah seorang nenek tua; yang sedang mengaduk tepung, di lantai rumahnya. Si nenek sedang menyiapkan makanan bagi anak-anaknya, ketika dilihatnya elang ningrat yang anggun itu. Segera kaki elang itu diikatnya, dipangkasnya sayapnya, dipotongya cakarnya, dan diberinya jerami untuk makanan. “Pastilah orang salah merawatmu,” katanya, “sayapmu terlalu lebar, dan cakarmu panjang.” “Itulah sebabnya engkau sakit, dan kini aku akan merawatmu.” Ketahuilah sahabat, demikianlah cara orang bodoh memperlakukanmu: orang bodoh sesat jalan. Sang Raja mencari elangnya kesana kemari, sampai akhirnya…
Read More