air-mata

Pencinta tanpa Air-mata

Pencinta tanpa Air-mata

Bogor, 13 Juli 2011 Orang yang tak memiliki Kekasih Tercinta bagaikan manusia tanpa kepala. Orang yang kabur dari penjara Cinta bagaikan seekor burung tanpa sayap. Kabar apa yang mungkin dibawa seseorang, yang tak diketahui Sang Penjaga Rahasia? Orang yang ditembus anak-panah lirikan mata-Nya bagaikan ksatria yang terjun ke medan perang tanpa tameng pelindung. Orang yang tak bisa melihat kedalam dirinya sendiri bagaikan seorang lelaki tanpa keberanian. Orang yang tak bisa membuka pintu qalb-nya sendiri, bagaikan pencinta tanpa air-mata. Dialah yang menempatkan sebuah pintu di tengah Jalan ini. Hanya yang menaruh pintu itu yang dapat membukanya. Mereka bilang, "bangun, bangun, fajar…
Read More
Rintihan Seruling Bambu

Rintihan Seruling Bambu

berjajar bambu di depan Bale Ihya al-Ghazali, Mandalasari,Desember 2013 Dengarkanlah suara seruling bambu Menyayat rintihannya, lantunkan perihnya perpisahan: "Sejak direnggut aku dari rumpunku dulu, ratapan pedihku telah membuat berlinang air-mata orang. Kuseru mereka yang tersayat hatinya karena perpisahan. Karena hanya mereka yang pahami sakitnya kerinduan ini. Mereka yang tercerabut dari tanah-airnya merindukan saat mereka kembali. Dalam setiap pertemuan, bersama mereka yang tengah gembira atau sedih, kudesahkan ratapan yang sama. Masing-masing orang hanya dapat mendengar sesuai pengetahuannya sendiri-sendiri. Tak ada yang mencari lebih dalam tentang rahasia didalam diriku. Rahasiaku tersembunyi didalam rintihanku, mata-telinga tak bercahaya takkan mampu memahaminya." Desah seruling bersumber…
Read More
Wahai Rembulanku

Wahai Rembulanku

sumber; https://www.akhbarelyaom.com/en/6376/photo-of-the-day-meet-the-moon-on-a-road-trip Wahai rembulanku, tanpa-Mu, berderai air-mataku,bagaikan awan-hujan.Tanpa-Mu, aku terluka,usang dan kesepian.Terasing aku dari kehidupan,jika kududuk di bumi, tanpa-Mu.Ku kan mati karena malu,jika kuhidup tanpa-Mu. Sumber:Rumi: Rubaiyat  F#1556, Kolliyaat-e Syams-e Tabrizi,Disunting oleh Badiozzaman Forouzanfar,Teheran, Amir Kabir, 1988.Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Zara Houshmand.
Read More