Jika tidak Untukmu

Jika ada seseorang yang lisannya fasih,
adanya pendengar akan membuatnya tampil.

Semangat dan enersi seorang pengajar,
bersumber dari muridnya.

Boleh jadi seorang pemetik harpa
menguasai dua-puluh empat macam gaya bermusik,
tapi tanpa seorang pendengar,
alat musiknya berubah jadi beban:
tiada nada mampir ke ingatannya,
sepuluh jarinya jadi kaku.

Jika tidak ada yang mendengar pesan
dari Yang tak-Terlihat,
tiada nabi membawa wahyu dari Langit.

Dan jika tiada mata melihat karya-karya Rabb,
tak akan langit berputar,
takkan pula bumi tersenyum dalam kesuburannya
yang lembut.

“Jika tidak untukmu,” artinya           [1]
seluruh penciptaan itu ditujukan
bagi penglihatan yang memahami
dan bagi dia yang menyaksikan.

Catatan:
[1]  Hadits Qudsi: “Jika tidak untukmu (Muhammad)
tidaklah Aku menciptakan segenap semesta.”

Sumber:
Rumi, Matsnavi VI: 1656-1661
Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Camille dan Kabir  Helminski
Tercantum dalam Rumi: Jewels of Remembrance,
Threshold Books, 1996
Terjemahan dari Bahasa Persia oleh Yahyá Monastra
By hersoe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *