Hawa Nafsu: Induk Segala Berhala

Smaug sang naga, The Hobbit, dari wallpaperflare.com
Hawa-nafsumu adalah induk segala berhala:
berhala jasmaniah itu bagaikan ular,
sedangkan berhala batiniah itu bagaikan naga.
 
Hawa nafsu itu bagaikan besi dan batu 
untuk menghasilkan api: 
berhala jasmaniah itu nyala-api, 
yang akan padam jika disiram air.
 
Tetapi tidaklah mungkin menundukkan 
besi dan batu dengan air. 
Bagaimana insan yang sadar akan
keberadaan hawa-nafsunya pernah merasa aman?
 
Jika berhala jasmaniah itu bagaikan 
air-hitam di dalam kendi;
hawa-nafsu itu adalah pancuran
yang mengeluarkan air-hitam.
 
Jika berhala jasmaniah itu 
seperti aliran air-hitam;
hawa-nafsu penghasil-berhala itu 
bagaikan mata-air yang penuh.
 
Hanya diperlukan sebutir batu 
untuk memecahkan kendi,
tapi bagaimana dengan pancuran 
yang terus memancarkan air-hitam itu?
 
Sangat mudah menghancurkan berhala jasmaniah, 
namun menganggap gampang menaklukkan hawa-nafsu,
itu prasangka yang bodoh, 
bodoh sekali.
 
Wahai anakku, jika engkau ingin tahu bentuk-bentuk
dari hawa-nafsu, pelajarilah tentang Neraka,
dengan ke tujuh pintunya.
 
Setiap saat, hawa-nafu mengeluarkan tipu-muslihat;
dalam setiap tipu-muslihat itu tenggelam
seratus Fir'aun bersama bala-tentaranya.
 
Melesatlah kepada Musa dan Rabb-nya Musa,
jangan sampai kesombonganmu meluap, 
dan menumpahkan air keimanan.
 
Wahai pencari, genggamlah tuntunan Allah 
dan teladan Musthafa, 
merdekakan dirimu dari Abu Jahal: 
jasmanimu sendiri.

Sumber: 
Rumi: Matsnavi  I: 772 – 782
Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.
Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.

Pertama kali diunggah pada 18 Oktober, 2010.
Di: https://ngrumi.blogspot.com/2010/10/hawa-nafsu-induk-segala-berhala.html

By hersoe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *