
Kucing milik Sri, namanya Roro Dyah Gembili
Nuh a.s, terus-menerus menyeru umatnya kepada Allah
selama sembilan-ratus tahun;
tetapi, hari demi hari,
penolakan mereka semakin meningkat.
Apakah pernah dia menarik kembali seruannya?
Apakah lalu dia berpangku-tangan, menyepi
masuk gua?
(Dia a.s. seperti berkata:) “apakah sebuah karavan
tak melanjutkan perjalanan karena gonggongan
dan dengkingan anjing?
Pada malam purnama-penuh,
apakah raungan anjing dapat menunda
perjalanan rembulan?”
Rembulan memantulkan cahayanya;
anjing menggonggong:
setiap hal berlangsung sesuai dengan
ciri khasnya masing-masing.
Sumber: Rumi: Matsnavi V 10 -14.
Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.
Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngrumi.