
Jika bukan karena perkasanya keakuanmu sendiri, yang telah menyergapmu dari dalam, takkan penghadang dari luar diri mampu mencelakaimu. Karena tuntutan syahwatmu, hatimu telah tersandera oleh kerakusan, cinta-dunia dan niat-buruk. Sekian lama terpenjara didalam dirimu sendiri, engkau berubah menjadi pencuri rakus, yang semakin lemah dihadapan kuasanya. Simaklah nasehat Sang Nabi nan bijak-bestari: "Musuh terbesarmu berada diantara ke dua sisimu."
Sumber:
Rumi: Matsnavi III: 4063 – 4066
Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh Nicholson.