Hanya Harapan yang Diperbolehkan Mengetuk Pintu

seorang nelayan berjuang di senja pantai Ayah, 3 juni 2012

Catatan:

[1] “Perniagaan” dengan Tuhan,
lihat QS at-Taubah [9]: 111.

[2] “Harta-karun” Khazanah Tersembunyi yang terungkap
dengan diutusnya seorang nabi/ wali ke sebuah negeri
(= ‘toko’) di alam-dunia (= ‘pasar’) ini.

[3] “Kami berfirman: ‘Hai api menjadi dinginlah,
dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim’ “
(QS Al Anbiyaa’ [21]: 69)

[4] “Lalu Kami wahyukan kepada Musa:
‘Pukullah lautan itu dengan tongkatmu’.
Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan
adalah seperti gunung yang besar.”
(QS ASy-Syu’araa [26]: 63)

[5] “… dan Kami telah melunakkan besi untuknya.”
(QS Saba [34]: 10)

[6] “Dan bagi Sulaiman angin yang sangat kencang
tiupannya yang berhembus bersama ‘amr-nya,
ke negeri yang telah Kami berkati …”
(QS Al Anbiyaa’ [21]: 81)

[7] “… diberkati orang-orang di dalam api , dan mereka
yang berada di sekitarnya…”
(QS An Naml [27]: 8 ).

Sumber:
Rumi, Matsnavi III: 3077 – 3109

Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.
Terjemahan ke Bahasa Indonesia oleh ngRumi.

By hersoe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *