
Mengapa berbangga-diri dan angkuh?
Takkan bisa engkau memikat matahari
dengan berselingkuh. [1]
Berhentilah berjalan
dalam bayanganmu sendiri,
berkubang dalam pikiranmu yang dungu.
Angkat kepalamu,
tataplah ke arah matahari, [2]
menjelajahlah diantara bebungaan,
jadilah insan sejati.
Jangan tinggal dalam kegelapan,
seperti burung malam;
bisa disantap engkau oleh raksasa,
yaitu khayalanmu sendiri.
Bangkitlah,
carilah cahaya,
tataplah ke arah matahari.
Catatan:
[1] Berselingkuh, istilah yang dipakai para Syaikh untuk menyebut mereka yang menyatakan dirinya pencari Tuhan tapi sebenarnya hanya mencari ciptaan-Nya.
[2] Matahari, al-Haqq.
Sumber:
Rumi: Divan-i Syamsi Tabriz, no 1378.
Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh
Maryam Mafi dan Azima Melita Kolin.
Tercantum dalam buku
Rumi’s Little Book of Life:
The Garden of Soul, the Heart and the Spirit,
Hampton Road Publishing, Inc, 2012.